counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

17 Anggota SEVENTEEN Bongkar Metode Ekstrem Selama Masa Magang, Memicu Kemarahan Para Penggemar

03 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
17 Anggota SEVENTEEN Bongkar Metode Ekstrem Selama Masa Magang, Memicu Kemarahan Para Penggemar

Bulan ini, klip video Jeonghan dari grup musik SEVENTEEN tampil di sebuah acara di Jepang menyebabkan kesadaran yang tinggi.

Para penggemar terheran-heran setelah mendengar kisah-kisahnya tentang masa magangnya.

Tahun lalu, video yang dibagikan dalam acara ini menampilkan Jeonghan berlatih napas dengan cara menahan nafas selama mungkin saat tidur dengan menggantungkan kepala di bantal.

Setelah mencoba latihan menahan napas tersebut selama beberapa menit, Jeonghan mengatakan, "Pertama kali mengalaminya, saya merasa seperti berlatih olahraga, tapi itu tidak terlalu sulit, jadi saya memutuskan untuk melakukannya setiap hari.

Aku ingin menjadi penyanyi yang hebat dan menjadi anggota SEVENTEEN, jadi aku ingin mencapai itu!

Pada saat itu, Jeonghan mengatakan, "Saya tidak pernah merasa lelah atau tidak nyaman, tapi saya tahu bahwa saya dapat melakukannya.

Jeonghan juga mengatakan bahwa dia selalu berusaha untuk menjadi penyanyi yang hebat dan menjadi anggota SEVENTEEN.

Setelah itu, dia mengatakan bahwa dia mengalami hal yang sama saat menghabiskan waktu di Korea Selatan.

Jeonghan mengatakan bahwa dia telah mengalami kelebihan berlatih dan memiliki kesadaran bahwa dia harus menjadi penyanyi yang hebat dan menjadi anggota SEVENTEEN.

Pada acara yang sama, Jeonghan juga berkata, "Saya tidak pernah merasa lelah atau tidak nyaman saat berlatih dengan tujuan untuk menjadi penyanyi yang hebat dan menjadi anggota SEVENTEEN.

Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan magang selama 5 tahun terus dilakukan oleh 17 anggota.

Mereka melakukan latihannya dengan tekun dan tidak pernah menyerah.

Hal ini menunjukkan komitmen mereka yang tinggi dalam mencapai tujuan mereka.

Pada saat yang sama, video ini juga membongkar metode ekstrem yang diadopsi oleh perusahaan untuk meningkatkan kemampuan para anggota.

Parahnya, fans sangat sedih dan marah setelah mendengar cerita-cerita yang menunjukkan eksploitasi yang parah dalam industri musik.

Mereka mengatakan bahwa perusahaan telah mengadopsi metode ekstrem untuk meningkatkan kemampuan para anggota, dan bahwa metode ini telah menyebabkan trauma pada para anggota.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa perusahaan telah memanfaatkan para anggota untuk keuntungan perusahaan sendiri.

Para penggemar SEVENTEEN juga mengecam perusahaan dan berjuang untuk menunjukkan solidaritas dengan para anggota yang telah terluka.

Konsekuensi dari perilaku perusahaan ini sangat buruk dan merugikan para anggota.

Sehingga, fans yang peduli berharap perusahaan dan agensi mereka akan mengakui bahwa para anggota telah mengalami trauma dan korban eksploitasi, dan memberikan bantuan untuk mengatasi dampak tersebut.

Selain itu, perusahaan juga harus menyediakan perlindungan hukum untuk para anggota yang telah korban eksploitasi.

Ringkasan

Penggemar kecewa dengan cara perusahaan mengelola para anggota.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru