
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Ador mengumumkan bahwa mereka akan melakukan investigasi setelah dilaporkan bahwa lagu NewJeans 'ETA' menjadi target gugatan paten di Amerika Serikat.
Menurut laporan pada hari Rabu, perusahaan pelabelan musik Amerika Serikat, All Surface Publishing, telah mengajukan gugatan paten gubahan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik California Selatan terhadap NewJeans, 250, Beenzino, Hybe, Ador, BANA, Apple, dan orang-orang lainnya.
Para penggugatnya mengklaim bahwa 'ETA' telah mencuri elemen-elemen kunci dari lagu 'Samir's Theme,' yang dirilis pada tahun 2005 oleh produser elektronik, DJ Debonair Samir. Mereka mengklaim bahwa lagu tersebut telah menggunakan hormon melodi, struktur ritme 16-butir, dan ritme drum dasar yang tidak sah.
'Samir's Theme' tidak tercantum dalam daftar penulisan lagu atau pengambilan sampel untuk lagu 'ETA'.
Menanggapi laporan tersebut, Ador mengatakan bahwa trek yang dicakup adalah hasil kerja sama dengan BANA selama masa jabatan mantan CEO Min Hee-jin.
"Trek tersebut sumbernya dari BANA di bawah mantan CEO Min Hee-jin," katanya, mengacu pada label musik Korea Selatan Beasts And Natives Alike.
"Kami sedang melakukan investigasi untuk menentukan apakah prosedur yang diperlukan, termasuk assesmen potensi serupa musik, dilakukan dengan benar pada saat itu."
'ETA' rilis sebagai bagian dari album kompilasi ke-2 NewJeans "Get Up" pada bulan Juli 2023 membantu grup menjadi grup perempuan pertama K-pop yang debut di No. 1 Billboard 200. Lagu tersebut juga menembus Billboard Hot 100.
Gugatan paten ini merupakan aksi gugatan plagiasi terakhir melibatkan musik NewJeans. Lagu-lagu grup tersebut seperti 'Bubble Gum' dan 'How Sweet', yang diproduksi oleh Min, juga telah mengalami aksi gugatan plagiasi di masa lalu.
Menurut laporan, 'Samir's Theme' dirilis pada tahun 2005 sebagai bagian dari EP kunci untuk album DJ Debonair Samir. Lagu tersebut kemudian menjadi sangat populer di kalangan DJ dan produser elektronik, dengan menjadi ikon musik elektronik di Baltimore. Dalam album kompilasi ke-2 NewJeans 'Get Up', 'ETA' membawa grup ke puncak Billboard Hot 100, menempatkan mereka sebagai grup perempuan K-pop pertama yang mencapai posisi No. 1.
Dalam peristiwa gugatan paten terkini ini, banyak orang mulai mewawancarai Ador dan anggota NewJeans mengenai kebenaran dari tuduhan plagiat. Mereka berharap Ador dapat menjelaskan situasi dan menyelesaikan kasus ini dengan cepat sebelum terus merusak reputasi NewJeans, grup K-pop yang baru saja memulai karir mereka dengan lagu 'ETA'.
Untuk saat ini, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan NewJeans dan Ador belum berkomentar lebih lanjut mengenai kasus gugatan paten. Namun, berdasarkan informasi yang ada, kita dapat melihat bahwa NewJeans telah menjadi korban tuduhan plagiat yang banyak berkembang dalam industri musik. Mereka perlu memastikan bahwa mereka menjaga integritas dan kredibilitas mereka dengan segera menyelesaikan kasus ini.
Ador mengumumkan bahwa mereka akan melakukan investigasi setelah dilaporkan bahwa lagu NewJeans 'ETA' menjadi target gugatan paten di Amerika Serikat.