counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Ador Tinjau Catatan Internal Setelah Lagu NewJeans 'ETA' Dijadikan Subjek Gugatan Pelanggaran Hak Cipta di AS

09 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Ador Tinjau Catatan Internal Setelah Lagu NewJeans 'ETA' Dijadikan Subjek Gugatan Pelanggaran Hak Cipta di AS

Perusahaan Ador menyatakan bahwa mereka sedang meninjau catatan internal setelah dilaporkan bahwa lagu hit NewJeans tahun 2023 'ETA' telah menjadi subjek gugatan pelanggaran hak cipta di Amerika Serikat. Menurut laporan hari Rabu, perusahaan penerbit musik AS All Surface Publishing mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta pada hari Selasa di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik California Tengah melawan NewJeans, 250, Beenzino, Hybe, Ador, BANA, Apple, dan lain-lain.

Gugatan tersebut menyatakan bahwa 'ETA' meniru 'Samir's Theme', sebuah trek yang dirilis pada tahun 2005 oleh produser klub Baltimore DJ Debonair Samir. Keluhan tersebut mengklaim bahwa lagu tersebut secara ilegal menggunakan elemen kunci dari karya asli, termasuk melodi tanduk, struktur ritmis 16-not, dan pola drum bass.

'Samir's Theme' tidak terdaftar dalam kredit penulisan lagu atau sampling resmi untuk 'ETA'. Menanggapi laporan tersebut, Ador menyatakan bahwa trek yang dipertanyakan telah diperoleh melalui BANA selama masa jabatan CEO Min Hee-jin sebelumnya.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka sedang meninjau bahan-bahan internal untuk menentukan apakah prosedur yang diperlukan, termasuk penilaian kesamaan musikal potensial, telah dilakukan dengan benar pada saat itu. 'ETA', yang dirilis sebagai bagian dari EP kedua NewJeans 'Get Up' pada Juli 2023, membantu grup tersebut menjadi grup K-pop perempuan pertama yang debut di No. 1 pada Billboard 200.

Lagu tersebut juga memasuki Billboard Hot 100. Gugatan ini merupakan klaim plagiarisme terbaru yang melibatkan musik NewJeans. Lagu-lagu grup tersebut 'Bubble Gum' dan 'How Sweet', yang diproduseri eksekutif oleh Min, juga telah menghadapi klaim plagiarisme di masa lalu.

Perlu diingat bahwa industri musik global sangat kompleks dan dinamis, dengan berbagai aspek hukum dan kreatif yang terlibat. Dalam kasus seperti ini, penting untuk memahami latar belakang dan konteks yang lebih luas dari gugatan tersebut, termasuk sejarah dan praktek industri musik yang relevan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan kesadaran akan pentingnya hak cipta dan perlindungan kreatif dalam industri musik. Ini tercermin dalam peningkatan gugatan pelanggaran hak cipta dan upaya untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi hak cipta.

Sebagai tanggapan terhadap gugatan ini, Ador dan pihak-pihak terkait lainnya harus sangat serius dalam menangani masalah ini dan memastikan bahwa semua prosedur yang diperlukan telah diikuti. Ini termasuk melakukan tinjauan menyeluruh terhadap catatan internal dan memastikan bahwa semua kewajiban hukum telah dipenuhi.

Lebih lanjut, perlu diingat bahwa kasus seperti ini tidak hanya mempengaruhi pihak-pihak yang terlibat secara langsung tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas pada industri musik secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk mendekati isu ini dengan hati-hati dan mempertimbangkan implikasi yang lebih luas.

Dalam konteks ini, juga penting untuk memperhatikan peran kritikus dan penggemar musik dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya hak cipta dan kreativitas asli dalam industri musik. Dengan berpartisipasi dalam diskusi yang konstruktif dan mendukung musisi yang memprioritaskan kreativitas asli, kita semua dapat berkontribusi pada lingkungan musik yang lebih seimbang dan inovatif.

Akhirnya, sifat dinamis dari industri musik menuntut fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi. Dalam menghadapi tantangan seperti gugatan pelanggaran hak cipta, penting bagi semua pihak untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan praktik mereka untuk memastikan bahwa musik tetap menjadi sumber inspirasi dan kebahagiaan bagi masyarakat luas.

Ringkasan

Perusahaan Ador menyatakan bahwa mereka sedang meninjau catatan internal setelah dilaporkan bahwa lagu hit NewJeans tahun 2023 'ETA' telah menjadi subjek gugatan pelanggaran hak cipta di Amerika Serikat.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru