counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Agensi Idol KPop Populer Dituduh Manipulasi Fansign, Beneran Scam?

01 Desember 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Agensi Idol KPop Populer Dituduh Manipulasi Fansign, Beneran Scam?

Baru-baru ini, postingan fans tentang acara foto DKB memicu kontroversi di kalangan netizen. Katanya sih, agensi bikin 'self cut' sendiri, padahal yang dateng ke acara yang seharusnya buat 28 orang itu cuma 12 orang. Nggak heran kalau fans auto mencak-mencak!

Jadi, gini loh kronologinya. Seharusnya ada 28 fans yang menang dan bisa ikut acara foto. Kursi juga udah disiapin 28 biji. Tapi, kok yang nongol cuma 12? Nah, dari situ muncul kecurigaan, jangan-jangan ada yang di-drop. Dan ternyata bener, ada sekitar 16 nama fiktif yang ditambahin ke daftar! Fans makin curiga, jangan-jangan ini trik agensi biar fans makin banyak beli album. Tapi, ya nggak gini juga kali caranya.

Netizen juga pada ngerasa kasihan sama member DKB, apalagi Harry June yang baru aja kelar dari 'Boys Planet 2'. Kebayang nggak sih gimana perasaannya kalau acara sepi kayak gini?

Terus, apa sih itu 'self cut'? Jadi, kalau misalnya ada 30 pemenang yang harusnya baris, agensi ini bikin standar sendiri dan nge-eliminate fans yang belinya kurang dari jumlah tertentu. Alesannya sih, biar fans yang di-eliminate ini nanti beli album lebih banyak lagi di acara fansign berikutnya. Parah banget kan?

Nggak cuma itu, ada juga yang bilang kalau agensi kadang nyewa orang buat jadi fans palsu biar kursi nggak kosong. Atau, ya udah, dibiarin kosong aja sekalian. Duh, kasian banget idolnya.

Sebenernya, kasus manipulasi daftar pemenang atau kursi kosong kayak gini udah sering banget terjadi di dunia KPop. Bahkan, dulu juga pernah ada kasus daftar palsu member girl group yang dimasukin ke acara fansign idol cowok.

Tapi, ya gitu deh. Kalau agensinya ngeyel dan nggak ngaku, susah juga buat ngebuktiinnya kalau nggak ada investigasi lebih lanjut.

Netizen Korea sepakat banget kalau ini jelas-jelas penipuan dan harus diusut tuntas! Mereka juga bilang kalau agensi udah kebangetan nipunya dan harus dikasih pelajaran.

Beberapa komentar netizen yang viral:

  • "Menurutku, bilang ini lotre tapi ngurutinnya berdasarkan berapa banyak album yang dibeli itu udah penipuan."
  • "Penipuan di KPop emang udah merajalela banget."
  • "Bukankah itu penipuan kalau kamu kepilih tapi di-drop dari daftar karena 'self cut' perusahaan?"
  • "Mereka beneran nipu fans secara terang-terangan kayak gini? Ini parah banget."
  • "Kayaknya keajaiban kepilih setelah beli satu album udah nggak ada lagi sekarang..."
  • "Daripada berharap ada fans baru yang dateng, mereka cuma berusaha meres sisa fans yang ada."
  • "'Self-cut' udah umum banget sampe susah buat jadi masalah dan dipublikasi. Jujur, ini penipuan yang serius banget... nggak nyangka mereka nggak bisa benerin masalah ini."
  • "Jujur, ini penipuan. Kecuali orang yang di-drop itu nggak bisa bayar... tapi nge-drop mereka setelah kepilih itu udah kelewatan. Ini taktik penipuan yang nggak bisa dipercaya."

Ringkasan

Netizen sepakat ini penipuan! Agensi idol KPop populer dituduh manipulasi acara fansign. Fans geram, ini beneran scam atau nggak sih?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru