
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Sebagai tanggapannya, Direktur Eksekutif Harvey Mason Jr. berkomentar bahwa ia sendiri sedih mendengar keputusan BTS, tetapi juga menghargai pilihan mereka sebagai kreator musik.
"Saya sangat kesal mendengar bahwa BTS memilih untuk tidak berpartisipasi dalam proses Grammy Awards tahun ini, tetapi saya mengerti dan menghargai keputusan mereka.", ujarnya dalam pernyataan yang diposting di akun Instagram Grammys.
Perilaku BTS ini merupakan hasil kontroversi yang ditimbulkan oleh pengumuman kategori Best Asian Pop Music Performance baru. Meskipun para kritik menyatakan bahwa kategori ini mengisolasi karya seniman non-Barat, Mason mengatakan bahwa hal ini tidak untuk membagi-bagi, tetapi untuk menghargai keanekaragaman, keindahan, dan kekuatan seni pop Asia.
"Kategori ini bukan untuk menyalahkan yang satu, melainkan untuk menunjukkan jasa dan keindahan seni pop Asia."
Tujuan dari kategori ini adalah untuk memberikan pengakuan terhadap musisi yang berkarya dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda. Dengan demikian, Grammys dapat membantu mendorong keadilan dan pembedaan bagi artis-artis yang berbeda.
Hal ini tidak berarti bahwa kategori ini akan merugikan artis-artis lain. Kategorinya masih terbuka lebar bagi segala karya yang memenuhi syarat.
"Karya yang masuk ke dalam kategori yang sama akan tetap berpeluang untuk memenangkan penghargaan di kategori umum seperti Rekaman Tahun Ini dan Lagu Tahun Ini," kata Mason.
Mengenai kesan yang ditimbulkan pada artis-artis non-Barat, Mason mengatakan bahwa Grammys akan terus membuka lebar kesempatan bagi mereka untuk dipilih dan mendapatkan penghargaan.
Para kritik berpendapat bahwa Grammys seharusnya menempatkan karya-karya artis-artis non-Barat dalam kategori yang lebih luas seperti "Rekaman Tahun Ini" atau "Lagu Tahun Ini", bukannya membentuk kategori baru yang hanya menyangkut musisi pribumi Asia.
Karena Grammys memutuskan untuk mengintegrasikan genre musik yang lebih luas, karya-karya para musisi non-barat diharapkan mampu bersaing sengit dengan artis-artis Barat yang sudah lama menguasai pasaran musik global.
Pada tahun lalu, Grammys menghadapi kritik yang sama atas keputusan mengenai kategori Album Terbaik.
Bahkan, beberapa artis-artis pop internasional seperti Adele dan Kendrick Lamar merasa bahwa kategori ini terlalu sempit dan tidak dapat menangkap keanekaragaman musik dunia secara akurat.
Bagi kritik yang mengatakan bahwa Grammys tidak adil, Mason menawarkan klarifikasi bahwa Grammys mengizinkan artis-artis untuk memenangkan penghargaan dalam kategori umum maupun kategori spesifik seperti "Rekaman Terbaik" atau "Lagu Terbaik".
"Penghargaan dalam kategori spesifik dan penghargaan dalam kategori umum tidak saling menghormati," kata Mason dalam pernyataannya yang disiarkan di acara Grammy Awards.
Untuk menangkal kesan tidak adil ini, Grammys perlu lebih proaktif menyediakan informasi mengenai kategori spesifik dan kriteria pilihan mereka.
Pada tahun 2027, Grammys akan menambahkan seorang direktur baru untuk mengambil keputusan mengenai kategori spesifik.
Tujuan dari perubahan ini adalah mengurangi kesan diskriminatif yang mungkin ditimbulkan oleh akhir dari kategori spesifik ini.
Di era globalisasi, perubahan kekinian, dan berbagai budaya, Grammys mengharapkan untuk menciptakan musik yang lebih universal dan berbobot.
Bagi BTS, keputusannya untuk tidak berpartisipasi dalam Grammys mungkin bukan hanya merupakan bentuk protes, tapi juga sebuah bentuk pendidikan yang menunjukkan dampak positif dari pengambilan keputusan.
Akademi Grammy mempertahankan keputusan membentuk kategori baru pop Asia setelah BTS mengumumkan keputusan untuk tidak berlaga dalam Grammy Awards mendatang sebagai bentuk protes.