
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Bahkan dalam situasi yang padat dan menuntut, Choi Wooshik tetaplah berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penggemarnya.
Melalu media sosial, Choi Wooshik mengatakan, "Maaf jika saya tidak bisa menemukan Anda! Saya mencoba untuk menandatangani sebanyak mungkin foto autograph, tapi waktu saya sangat terbatas. Saya berharap dapat bertemu lagi di kesempatan lain!"
Terdahulu, seorang penggemar telah mengunggah klip video di media sosialnya, mengklaim bahwa Choi Wooshik telah melupakan permintaannya untuk menandatangani gambar autograph karena penggemar tersebut adalah seorang wanita Afrika.
Menurut laporan, penggemar itu juga mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya penggemar berkulit hitam yang meminta tanda tangan dari Choi Wooshik saat itu.
Choi Wooshik sedang menangani syuting drama TV 'Gorae Byul – the Gyeongseong Mermaid', sebuah adaptasi dari webtoon yang berlatar di Korea pada masa pendudukan Jepang.
Peristiwa ini juga membuka sorotan mengenai bagaimana perilaku publik dari selebriti terhadap penggemarnya.
Di era digital ini, di mana interaksi antara publik dan selebriti lebih intens lagi, penting bagi selebriti untuk mengetahui bagaimana mereka harus berinteraksi dengan penggemar mereka.
Tidak hanya menyangkut etika, interaksi yang tepat antara selebriti dan penggemar juga berpengaruh pada citra dan reputasi mereka.
Apakah perilaku Choi Wooshik merupakan kasus isolated ataukah ini menandai awal dari sebuah perubahan pada bagaimana artis-artis di Korea Selatan berinteraksi dengan penggemar?
Aktor Korea Selatan, Choi Wooshik, mengeluarkan pernyataan permintaan maaf atas dugaan perilaku rasisnya terhadap seorang penggemar.