counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Aktor Korea yang Main dengan Pasangan Aboriginal Muda - Muda Menghadapi Kontroversi dan Tanggapan Pemain

26 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Aktor Korea yang Main dengan Pasangan Aboriginal Muda - Muda Menghadapi Kontroversi dan Tanggapan Pemain

Aktor Korea Jaxx, yang saat ini terlibat dalam proyek manhwa berjudul 'Song of the Wasteland', menghadapi kesulitan karena kontroversi yang timbul setelah perilisannya di Manta. Proyek manhwa ini bercerita tentang Gerald Dern, seorang pria Korea yang kembali ke pedesaan setelah perang, di mana ia bertemu dengan Ezra, seorang cowboy berwarna Aboriginal muda.

Bertolak belakang dari latar belakang sejarah perang Amerika Serikat, cerita 'Song of the Wasteland' menghadirkan karakter Gerald Dern, yang merupakan seorang pahlawan perang. Setelah mengalami kehilangan, ia berencana untuk bunuh diri di sebuah ranch yang telah diwarisinya. Namun, Ezra, seorang cowboy muda dengan latar belakang Aboriginal, muncul dan menyatakan dirinya sebagai 'hamba setia' Gerald. Ezra kemudian berhasil 'memenangkan' perhatian Gerald.

Tidak hanya itu, keteguhan dan dedikasi Ezra terhadap master Korea ini juga menimbulkan kontroversi yang signifikan. Sebagian orang melihat bahwa Ezra menghadirkan 'sindrom penyelamat putih' dalam kisah ini, yang tidak tepat mengingat latar belakang sejarah perang dan penganiayaan bangsa Aboriginal. Dengan demikian, kisah ini mendapat perhatian yang signifikan.

Selain itu, kritik juga menyambut keterlibatan Ezra, karena dengan memanggil dirinya sebagai 'hamba' kepada seorang bangsa lain, menimbulkan keteguhan pada hubungan antara penulis dan karakter. Penulis mengundurkan diri dari proyek 'Song of the Wasteland' dan mengakui bahwa ia tidak dapat menangani proyek secara sensitif. Komentar ini menimbulkan perasaan bermacam-macam dari pihak yang terlibat.

Namun demikian, tidak ada yang menyangkal fakta bahwa sejarah dan pengalaman orang-orang berwarna di Amerika Serikat adalah kontroversial. Ini memang tidak akan hilang terlalu cepat.

Karena kontroversi dan kritik, Jaxx, penulis 'Song of the Wasteland', memberikan pengumuman mengenai kesalahannya dan menutup proyek manhwa. Ia mengaku telah lalai dalam menangani konteks dan setting sejarah yang kompleks. Penolakan ini menimbulkan reaksi bermacam-macam tetapi pembacaan manhwa pertama telah dihapuskan dari situs online dan promosi untuk konten manhwa ini telah dihapus dari situs jejaring sosial Manta.

Ringkasan

Pemain Korea menyambut kritikan dan mengumumkan pengunduran diri dari proyek

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru