counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Anggota Seventeen, Joshua, Berjanji Terus Mendukung Mimpi Pemuda

25 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Anggota Seventeen, Joshua, Berjanji Terus Mendukung Mimpi Pemuda

Joshua, anggota grup musik asal Korea Selatan Seventeen, baru-baru ini kembali ke markas UNESCO di Paris untuk menyampaikan pidato pada acara perayaan "UNESCO x Seventeen: Merayakan Pemuda, Kreativitas, dan Kesejahteraan Bersama". Dalam pidatonya, Joshua merefleksikan perjalanan grup sejak menjadi Duta Besar UNESCO untuk Pemuda pertama kali pada tahun 2024 dan menyoroti dampak Skema Hibah Pemuda Global yang diluncurkan bersama organisasi tersebut.

Skema hibah ini, yang diberi nama "Going Together – For Youth Creativity and Well-Being", dibentuk melalui donasi sebesar $1 juta oleh Seventeen setelah grup tersebut diangkat sebagai Duta Besar UNESCO untuk Pemuda. Sejak pembentukannya, dana ini mendukung proyek-proyek yang dipimpin oleh pemuda yang fokus pada musik, seni, olahraga, kesehatan mental, dan pengembangan masyarakat.

Tahun lalu, grup tersebut juga menyumbangkan hasil dari lelang amal "Joopiter presents: sacai x Seventeen" untuk memungkinkan UNESCO memberikan dukungan tambahan kepada 10 proyek luar biasa yang dipilih dari 100 grup pemuda yang berpartisipasi dalam program tersebut. Bahkan, donasi ini membuka jalan bagi lebih banyak pemuda untuk mengaktualisasikan potensi mereka dan membawa dampak positif pada masyarakat.

Lebih dari sekadar fokus pada pendanaan, Joshua menekankan kemampuan peserta muda untuk memimpin perubahan dalam komunitas mereka sendiri. "Lebih dari sekedar angka, yang benar-benar penting adalah kisah-kisah di baliknya", kata Joshua. "Kita telah melihat pemuda menggunakan musik dan tarian untuk penyembuhan, seni untuk kesejahteraan mental, dan olahraga untuk membangun kepercayaan diri".

Ia juga menyoroti dua aspek dari proyek-proyek tersebut yang paling menonjol bagi anggota grup. "Tidak ada proyek yang dilakukan hanya oleh satu orang. Mereka bersatu, bekerja sama, dan membuatnya terwujud sebagai tim", kata Joshua. "Mereka tidak memerlukan orang lain untuk mengatakan apa yang harus dilakukan. Karena mereka adalah yang paling tahu tentang tantangan di komunitas mereka, mereka adalah yang menemukan solusi terbaik".

Joshua juga menghubungkan pengalaman penerima hibah dengan perjalanan Seventeen sebagai grup. "Sebagai 13 individu yang berbagi satu mimpi selama lebih dari satu dekade, kita menghadapi ketidakpastian kita sendiri, harus memperbarui diri, menghadapi tantangan baru, dan mendorong batas kita", kata Joshua. "Melalui pengalaman itu, kita belajar bahwa pertumbuhan tidak pernah dicapai sendirian. Pertumbuhan itu berkembang dalam kepercayaan dan keyakinan bahwa kita lebih kuat bersama".

Pada akhir pidatonya, Joshua berjanji bahwa Seventeen akan terus mendukung pemuda melalui peran mereka sebagai Duta Besar Muda UNESCO. "Kita akan menyanyi, kita akan berbisik, dan kadang-kadang kita akan berteriak untuk mengingatkan kalian bahwa mimpi kalian penting", kata Joshua. "Mimpi kalian penting bagi kalian, penting bagi dunia, dan sangat penting bagi kita, Seventeen".

Acara tersebut juga merayakan pencapaian pemimpin muda yang berpartisipasi dalam inisiatif Going Together dan dihadiri oleh Wakil Direktur Jenderal UNESCO, Asa Charlotte Regner, perwakilan pemuda, dan peserta proyek dari seluruh dunia. Seventeen pertama kali berkolaborasi dengan UNESCO pada November 2023, menjadi grup K-pop pertama yang mengadakan sesi khusus di Forum Pemuda organisasi tersebut. Pada Juni 2024, grup tersebut diangkat sebagai Duta Besar Muda UNESCO pertama.

Peran Seventeen sebagai Duta Besar Muda UNESCO membuka jalan bagi lebih banyak aksi kolaboratif yang mendukung pemuda di seluruh dunia. Dengan fokus pada kreativitas, kolaborasi, dan kesejahteraan, grup ini berusaha memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas muda. Melalui komitmen ini, Seventeen menunjukkan dedikasi mereka terhadap pemberdayaan pemuda dan menginspirasi generasi muda untuk menjadi aktor perubahan dalam masyarakat mereka sendiri.

Dalam konteks yang lebih luas, komitmen Seventeen terhadap UNESCO dan program-programnya mencerminkan pentingnya kolaborasi antara organisasi internasional, pemangku kepentingan, dan komunitas untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan dampak yang lebih signifikan dan membantu mencapai tujuan yang diinginkan untuk meningkatkan kualitas hidup pemuda di seluruh dunia.

Sebagai grup yang tidak hanya populer di Korea Selatan tetapi juga di seluruh dunia, Seventeen menggunakan platform mereka untuk mempromosikan kesadaran tentang isu-isu penting dan mendukung inisiatif yang berfokus pada kesejahteraan dan pemberdayaan pemuda. Melalui pidato Joshua di UNESCO, grup tersebut kembali menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai ini dan berbagi inspirasi bagi pemuda untuk menjadi aktor perubahan positif dalam komunitas mereka sendiri.

Ringkasan

Seventeen member Joshua kembali ke markas UNESCO di Paris pada hari Kamis, menyampaikan pidato atas nama grup yang membuktikan kembali komitmennya untuk mendukung pemuda melalui kreativitas, kolaborasi, dan kesejahteraan.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru