counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Apakah Kontroversi Artis Hybe Benar-Benar Masalah Perusahaan?

29 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Apakah Kontroversi Artis Hybe Benar-Benar Masalah Perusahaan?

Hybe, perusahaan musik K-pop terbesar di dunia, telah menghadapi banyak kontroversi terkait dengan artis-artisnya dalam beberapa bulan terakhir. Kontroversi-kontroversi ini mencakup hiatus (istirahat) sementara Manon dari grup musik Katseye, kepergian tiba-tiba Heeseung dari grup Enhypen, dan juga istirahat sementara Chaewon dan Moka dari grup Le Sserafim karena masalah kesehatan.

Menurut banyak industri yang ada di sektor musik, kejadian-kejadian ini tidak mencerminkan masalah pokok di dalam struktur multilabel Hybe. Sebaliknya, mereka berpikir bahwa hal ini lebih terkait dengan besarnya hybe, globalisasi K-pop, dan juga perubahan harapan karir di kalangan artis. Selain itu, industri musik yang ada di Indonesia juga menganggap bahwa kejadian-kejadian ini lebih merupakan masalah yang umum dialami oleh artis-artis K-pop di dunia dan tidak terkait dengan perusahaan Hybe secara spesifik.

Berdasarkan analisis dan penjelasan dari beberapa ekspert musik, kontroversi-kontroversi terkait Hybe sebenarnya merupakan masalah yang kompleks dan tidak dapat diidentifikasi sebagai masalah perusahaan saja. Lebih dari itu, mereka melihat bahwa kejadian-kejadian ini merupakan bagian dari perubahan era di industri musik, khususnya di bidang musik K-pop.

'Sejak era digital ini dimulai, industri musik dan media massa menjadi lebih terduga. Hal ini membuat artis-artis di bidang musik semakin bisa memilih dan menentukan gaya atau gaya hidup yang sesuai dengan keinginannya.' - kata ekspert.

Menurut ekspert, perusahaan-perusahaan yang ada di bidang musik telah banyak berubah, tidak seperti dulu lagi, yang mana artis-artis diberi peran hanya sebagai objek dan hanya harus ikuti arahan perusahaan yang diberi.

'Tidak seperti dulu lagi artis harus mengikuti program-program yang ditentukan perusahaan. Sekarang, kita lebih menerima artis-artis yang menginginkan kebebasan. Masyarakat sudah banyak menyadari pentingnya artis memili artis memiliki kebebasan untuk bisa menentukan pilihan-pilihan yang diperlukan.' - kata pihak musik yang juga merupakan ekspert.

'Mau tidak mau artis harus menentukan kebebasan untuk menentukan pilihan kehidupannya. Karena, masyarakat telah mengetahui dan mengerti bahwa setiap individu memiliki hak untuk menentukan apa yang mereka inginkan bagi dirinya.' - tambah ekspert.

Apakah Hybe perlu untuk memperhatikan hal ini? Jawaban jawaban dari ekspert yang ada tidaklah berbeda.

Ringkasan

Perusahaan Hybe telah menghadapi serangkaian kontroversi berkaitan dengan artisnya dalam beberapa bulan terakhir, sehingga muncul pertanyaan ulang tentang apakah struktur multilabel perusahaan ini mulai menunjukkan keretakan atau apakah perusahaan yang terbesar dalam industri K-pop hanya mengalami masalah-masalah industri yang luas dan lebih terlihat.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru