counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Ariana Grande Menggugat Peretas atas Pencurian Musik, Foto, dan Video yang Belum Dirilis

28 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Ariana Grande Menggugat Peretas atas Pencurian Musik, Foto, dan Video yang Belum Dirilis

Ariana Grande, seorang penyanyi ternama, telah mengambil tindakan hukum terhadap peretas yang diduga mencuri musik, foto, dan video yang belum dirilis. Grande menggugat peretas tersebut ke pengadilan di Los Angeles dan mengklaim bahwa mereka telah mencuri materi yang merupakan bagian dari proses kreatif pribadi dan profesionalnya yang tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi publik. Peretas tersebut diduga menjual materi tersebut di 'dark web' dengan harga yang sangat tinggi.

Gugatan tersebut menyebutkan bahwa peretas telah melanggar hubungan yang sakral antara Grande dan penggemarnya, dan Grande menggugat mereka atas pelanggaran privasi, pelanggaran hukum peretasan komputer California, dan konversi. Pengacara Grande menyatakan bahwa 'invasi yang jahat terhadap privasi Ms. Grande dan gangguan terhadap karirnya telah menyebabkan kerusakan yang substansial dan tidak dapat diperbaiki karena pelanggaran privasi ini.' Peretas tersebut diduga telah mencuri musik, foto, dan video yang belum dirilis, termasuk 45 lagu yang dilaporkan tersebar di internet pada tahun 2023 saja.

Grande telah menjadi korban kebocoran musik selama bertahun-tahun, dan gugatan ini merupakan upaya untuk menghentikan kebocoran tersebut. Pengacara Grande menyatakan bahwa Grande ingin mengungkap identitas peretas tersebut dan meminta pengadilan untuk mengeluarkan surat panggilan untuk mengungkap identitas mereka melalui penyedia layanan internet dan platform online. Grande berharap bahwa gugatan ini dapat mencegah peretas lainnya melakukan tindakan yang sama di masa depan.

Gugatan ini juga menyebutkan bahwa peretas telah mencuri foto dan video yang belum dirilis, termasuk foto-foto pribadi Grande. Peretas tersebut diduga menjual materi tersebut di 'dark web' dengan harga yang sangat tinggi. Grande sangat terganggu dengan kebocoran tersebut dan berharap bahwa gugatan ini dapat membantu mencegah kebocoran serupa di masa depan.

Grande telah berbicara tentang kebocoran musiknya dalam sebuah wawancara dengan Zach Sang Show pada Februari 2024. Ia menyatakan bahwa ia akan melihat peretas tersebut di pengadilan dan bahwa ia akan membayar lebih untuk mengambil kembali musiknya. Namun, sepertinya kesempatan bagi peretas tersebut untuk mengembalikan musik Grande telah berlalu, dan mereka mungkin akan menghadapi pengacara Grande di pengadilan.

Gugatan ini merupakan contoh dari bagaimana kebocoran musik dapat mempengaruhi artis dan industri musik. Kebocoran musik dapat menyebabkan kerusakan yang substansial bagi artis dan label rekaman, serta dapat mempengaruhi karir artis. Dalam kasus Grande, kebocoran musik telah menyebabkan kerusakan yang substansial bagi karirnya dan privasinya.

Grande berharap bahwa gugatan ini dapat membantu mencegah kebocoran serupa di masa depan dan bahwa peretas tersebut dapat dihukum atas tindakan mereka. Ia juga berharap bahwa gugatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melindungi privasi dan hak cipta artis.

Ringkasan

Gugatan menyatakan bahwa 45 lagu yang belum dirilis dilaporkan tersebar di internet pada tahun 2023 saja

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru