
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Geger! Seorang artis K-Pop ikutan gerakan global "No Music For Genocide" nih. Gerakan ini lagi viral banget buat nunjukkin dukungan ke Palestina.
Artis-artis dari seluruh dunia makin banyak yang bersuara ngelawan kekerasan yang terjadi di Palestina, khususnya di Gaza. Salah satu aksi yang lagi rame dibahas adalah inisiatif "No Music for Genocide", yang udah diikutin lebih dari 400 penyanyi dan musisi dari berbagai negara.
Gerakan ini ngajak para musisi buat narik musik mereka dari platform streaming di Israel sebagai bentuk protes terhadap genosida yang lagi terjadi di Gaza. Beberapa nama besar yang udah ikutan antara lain Massive Attack (band Inggris), Kneecap (band Irlandia), Japanese Breakfast (band indie Amerika), dan Rina Sawayama (pop star).
Nah, baru-baru ini keungkap juga kalo ada artis K-Pop yang ikutan boikot ini, yaitu BÉBE YANA! Kabarnya, dia udah nge-geoblock semua musiknya di Israel sebagai bentuk dukungan buat Palestina. Namanya juga udah ada di website gerakan ini, lho!
BÉBE YANA, yang dulunya dikenal sebagai Hayana, adalah seorang penyanyi-penulis lagu Australia-Korea Selatan. Dia juga mantan member girl group EvoL. Di tahun 2017, dia debut sebagai solois dengan single digital pertamanya, "Wish." Setelah hiatus dari 2017 sampe 2021, dia rebranding diri jadi BÉBE YANA dan balik lagi ke dunia musik. Sekarang, dia ada di bawah naungan label rekaman dan perusahaan distribusi yang berbasis di Seoul, A Mass Culture.
Keputusan BÉBE YANA buat ikutan boikot ini dapet banyak banget pujian dari fans K-Pop. Banyak yang ngarepin artis-artis besar lainnya di industri ini buat ngikutin jejaknya. Salut banget sama keberaniannya!
Satu-satunya artis K-Pop yang masuk daftar ini, guys!