
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Rilis comeback terbaru grup idola I.O.I yang diikuti dengan kesuksesan komersialnya dalam membangkitkan minat kembali membuat fenomena k-Pop reuni bertahan. Setelah 15 tahun berpisah sejak tahun 2011, vokalis trio SeeYa mulai persiapkan diri meluncurkan kembali untuk merayakan ulang tahun ke-20 mereka.
Latar belakang yang memicu kembalinya tren ini didasarkan pada kenyataan bahwa pasar yang meluas dari fans berusia dewasa yang memiliki kekuatan pembelian yang semakin meningkat. Dengan ini, grup-grup yang terdiri dari idola K-Pop dari masa lalu mulai kembali bersatu, terutama I.O.I, Secret, dan SeeYa.
Salah satu contoh yang menonjol adalah Secret, yang meluncurkan EP istimewa "Secret Flavor" pada tanggal 18 Juni lalu, melanjutkan comeback pertama mereka secara penuh pada 12 tahun terakhir.
Keputusan yang dibuat oleh grup untuk mengadakan reuni diambil sebagai jawaban terhadap permintaan pasar yang meningkat terhadap proyek-proyek yang berbasis nostalgia. Pada tahun 2024, grup idola perempuan Baby V.O.X kembali bergabung untuk mempersembahkan karya lagu "Coincidence" dalam acara tahunan KBS 'KBS Song Festival'. Pada bulan April, group idol boyband Wanna One kembali bergabung melalui serial reality Mnet, 'Wanna One Go: Back to Base'.
“Saat ini, trend reuni mengikuti pola yang muncul berulang kali dalam sejarah idola.Karena itu, para industri menilai bahwa kembalinya idola telah berjalan dengan lancar dan mendalam, terutama dengan fenomena k-Pop idola reuni yang makin menonjol terutama di tahun 2024.”
“Saat ini, tren reuni mengikuti pola yang muncul berulang kali dalam sejarah K-pop. Karena itu, para indusi menilai bahwa kembalinya idola telah berjalan dengan lancar dan mendalam, terutama dengan fenomena k-Pop idola reuni yang makin menonjol terutama di tahun 2024.”
“Sebagaimana yang kita ketahui, sejarah musik Indonesia juga telah membuktikan bahwa idola reuni dapat menjadi sebuah fenomena besar, termasuk grup-grup musik di tahun 2000-an. Hal ini menunjukkan bahwa tren ini dapat menjangkau ke berbagai generasi. Dengan demikian, kita bisa melihat fenomena ini dapat meningkatkan keberanian dan kemampuan para idola untuk kembali dengan cara yang lebih kuat dan memukau.”
Berbagai perusahaan hiburan menyetujui bahwa tren reuni telah meningkat. Mereka menilai bahwa peningkatan minat masyarakat untuk memulai nostalgia telah memicu kesadaran untuk mengembangkan produk-produk nostalgia.