
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Bill Maher memutuskan buat istirahat dari dunia stand-up. Alasannya? Doi ngeri sama kondisi politik di Amerika sekarang ini. Di podcast "Club Random", doi bilang, "Gue nggak mau ada di luar sana di negara ini, dengan atmosfer politik kayak gini. Bisa-bisa gue kena tembak dari kiri atau kanan."
Emang sih, sekarang ini lagi zaman kekerasan politik yang makin parah. Walaupun mungkin nggak seimbang antara kubu kiri dan kanan, tapi tetep aja bahaya. Contohnya, ada yang nyerang politisi dari kubu Demokrat, bahkan dari "kubu sendiri". Ada juga kasus penyerangan terhadap politisi Minnesota. Belum lagi kasus-kasus kayak Luigi Mangione yang ngefans Elon Musk tapi benci sistem kesehatan Amerika, atau percobaan pembunuhan Donald Trump. Intinya, banyak kejadian aneh dan berbahaya dalam lima tahun terakhir. Makanya, Maher merasa, "Mendingan gue nggak usah keluar rumah dulu deh."
Selain itu, Maher juga punya alasan lain yang lebih personal. Katanya, "Gue capek jadi orang yang lawakannya dua kali lebih lucu dari orang yang jual tiketnya dua kali lebih banyak dari gue." Ya, walaupun dia tetep laku keras dan tampil di teater-teater keren, tapi dia nggak sampe jual arena kayak komedian lain. Menurutnya, mungkin karena penontonnya udah pada umur 35-45, jadi nggak terlalu minat sama komedian umur 70 kayak dia. Tapi, dia udah bikin 13 special HBO dan merasa itu udah cukup. Dia juga ngerasa kualitas special-nya makin lama makin bagus, jadi mendingan berhenti pas lagi bagus-bagusnya.
Buat yang ngikutin Maher, pasti nggak kaget kalo dia sering punya pandangan yang beda dari yang lain. Dia pernah muji Trump setelah dateng ke acara makan malam yang diadain Kid Rock, tapi dia juga pernah nyindir Dr. Phil karena dukung ICE, dan belain Jimmy Kimmel dari sensor FCC.
Bill Maher nggak mau lagi stand-up karena suasana politik di Amerika lagi panas banget. Katanya, bisa-bisa kena tembak dari kubu kiri atau kanan!