
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Goks! Si Billie Eilish hampir aja gak jadi ngerilis lagu 'Birds of a Feather'. Padahal, lagu yang super lovey-dovey ini sekarang malah jadi favorit banyak orang. Ceritanya, Billie sempet ngerasa lagunya 'agak gaje' dan pengen dicoret dari daftar lagu di album Hit Me Hard and Soft.
Waktu ngobrol sama Wall Street Journal, Billie cerita kalo dia sama Finneas (kakaknya yang sering kolaborasi) sempet kesulitan nemuin bagian chorus yang pas. Apalagi pas nyanyiin lirik 'I’ll love you till the day that I die'. Setelah lagunya jadi, Billie masih gak yakin banget sama lagu ini.
"Berkali-kali aku bilang, 'Mending kita buang aja lagu ini'," kata Billie ke Wall Street Journal. "Bahkan pas aku puterin albumnya ke label, aku bilang, 'Guys, lagu ini kayaknya agak gaje deh'."
Padahal, 'Birds of a Feather' malah jadi salah satu lagu yang paling nempel di kuping dari album ketiganya. Lagu ini juga nangkring di posisi dua Billboard 200 dan jadi nomor satu di Billboard Global 200 selama tiga minggu! Spotify juga bilang kalo lagu ini jadi yang paling banyak didengerin di tahun 2024. Gak cuma itu, 'Birds of a Feather' juga masuk nominasi Grammy buat Song of the Year, Record of the Year, dan Best Pop Solo Performance.
Di wawancara yang sama, Billie juga cerita soal orang-orang di industri musik yang awalnya ragu kalo lagu-lagunya yang lebih dalem dan melankolis (kadang malah bikin nyesek) bakal disukain banyak orang. "Lucu banget kalo inget dulu banyak yang bilang, 'Lagu-lagunya terlalu sedih'," katanya. Makanya, pas bikin 'Birds of a Feather', dia nyelipin 'sesuatu yang gelap' biar gak cuma 'pelangi dan senyuman' doang. Billie juga nambahin, "Kita nulis tentang ide kalo kamu bakal segera mati, jadi mari kita bikin ini abadi."
Lagu 'Birds of a Feather' dari album 'Hit Me Hard and Soft' jadi hits banget dan masuk nominasi Grammy Awards!