
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Berita terkini mengenai Evan (Heeseung) menggegarkan hati banyak netizen. Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan seseorang yang twerking di atas panggung, membuat banyak orang ragu-ragu jika itu benar-benar Evan atau bukan.
Menyusul kemunculan video itu, para penggemar mulai menafsirkan identitas orang yang melakukan gerakan tersebut. Banyak yang yakin itu Evan, sementara beberapa orang lainnya tidak percaya. Mereka kemudian mengajukan pertanyaan dan berusaha untuk memastikan siapa sebenarnya orang itu.
Tak beberapa lama, netizen langsung mengkonfirmasi bahwa video tersebut bukanlah Evan, melainkan Onglee, salah satu anggota grup musik T-Pop yang bernama Proxie. Informasi ini langsung beredar di media sosial dan membuat banyak orang merasa bingung sekaligus penasaran.
Meskipun demikian, penggemar Evan tetap frustrasi karena sang penyebar video itu (OP) tidak segera menghapusnya setelah dikonfirmasi bahwa itu bukan Evan. Mereka merasa hal itu dapat membahayakan nama baik Evan dan menyebabkan banyak orang salah kaprah.
Beberapa netizen bahkan mengungkapkan rasa kekecewaan mereka kepada OP yang masih menyetir video itu walaupun diketahui bahwa itu bukan Evan. Mereka mengajukan pertanyaan apa yang membuat OP tidak menghapus video tersebut, terutama setelah diketahui bahwa itu bukan Evan.
Dalam konteks ini, para netizen diharapkan dapat lebih berempati dan tidak membiarkan suatu informasi yang salah tetap beredar. Mereka juga dapat memberikan dukungan yang lebih tepat kepada Evan dan mendukungnya dalam berkontribusi dalam industri hiburan.
Tapi, bagaimana jika kita melihatnya dalam perspektif lain? Apakah kita akan berbagi informasi yang kita ketahui, ataukah kita akan menunggu sampai informasi itu dikonfirmasikan? Bagaimana caranya agar kita dapat menjadi agen perubahan yang lebih baik di media sosial.
Fan masih ragu-ragu jika video tersebut benar-benar dia.