counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Cinta Abadi: Gimana 'Anthology' Ngebentuk Ulang Kisah The Beatles

24 November 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Cinta Abadi: Gimana 'Anthology' Ngebentuk Ulang Kisah The Beatles

Buat para fans The Beatles, ada kabar gembira nih! Dokumenter legendaris Anthology akhirnya balik lagi dan bisa lo tonton di Disney+ mulai 26 November. Ini bukan sekadar film dokumenter biasa, guys. Anthology ini kayak kapsul waktu yang ngebawa lo masuk ke dunia The Beatles langsung dari sudut pandang John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr.

Di sini, lo bakal ngelihat gimana mereka ngebentuk band, ngehadapi tekanan popularitas yang gila-gilaan, sampai akhirnya memutuskan buat jalan masing-masing. Semuanya diceritain tanpa narator atau komentar dari orang lain, jadi bener-bener kayak dengerin cerita dari temen sendiri.

Yang bikin Anthology makin spesial adalah karena udah direstorasi secara digital sama tim WingNut Films-nya Peter Jackson, yang sebelumnya sukses bikin Get Back. Jadi, kualitas gambarnya udah HD banget, bikin pengalaman nonton lo makin maksimal. Musiknya juga udah di-remaster sama Giles Martin, plus ada album kompilasi baru Anthology 4 yang sayang banget buat dilewatin.

Buat lo yang pengen tau lebih dalam tentang The Beatles, atau sekadar pengen nostalgia sama lagu-lagu mereka yang timeless, Anthology ini wajib banget lo tonton. Dijamin abis nonton ini, lo bakal makin cinta sama The Beatles!

Salah satu momen yang paling ngena di Anthology adalah pas George Harrison ngomongin masa depan band. Dia bilang, "The Beatles akan terus ada, lewat rekaman, film, video, buku, dan memori orang-orang. The Beatles udah jadi sesuatu yang mandiri, dan gue rasa The Beatles ada tanpa kita."

George nggak bohong, guys. Kata-katanya itu diucapin di awal tahun 90-an, tapi bener-bener ngerangkum perjalanan The Beatles. Nggak ada yang nyangka di tahun 60-an The Fabs bakal se-booming itu di tahun 90-an, dan nggak ada juga yang nyangka mereka bakal tetep relevan sampai sekarang.

Pas Anthology pertama kali tayang sebagai miniseri TV di November 1995, langsung jadi fenomena global. Album kompilasinya laris manis, bukunya juga banyak yang nyari. Bahkan, di tahun 2025 nanti, jarak kita sama Anthology udah sejauh jarak Anthology sama Rubber Soul atau Revolver. Tapi, somehow, The Beatles tetep aja makin penting dan ngasih pengaruh. Bener kata John Lennon, "Tomorrow never knows."

Anthology ngebuktiin kalau The Beatles itu lebih dari sekadar band. Mereka adalah fenomena budaya yang terus hidup dan berkembang. Dokumenter ini ngebuka mata kita tentang gimana empat cowok biasa dari Liverpool bisa ngubah dunia cuma dalam waktu sepuluh tahun.

Giles Martin bilang, Anthology itu kayak nemuin album foto lama. Kita bisa ngelihat foto-foto itu, terus sadar kalau kita punya hubungan yang luar biasa sama orang-orang di foto itu.

Jadi, tunggu apa lagi? Langsung aja tonton Anthology di Disney+ mulai 26 November! Dijamin lo nggak bakal nyesel!

Ringkasan

Film dokumenter The Beatles yang paling lengkap, tayang 26 November di Disney+, nambahin babak baru ke cerita legendaris band ini.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru