
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Masyarakat dunia telah berkali-kali dihadapkan pada kasus pelecehan seksual pada anak-anak dalam industri musik K-Pop. Keseluruhan konteks ini telah memicu masyarakat untuk menjadi lebih berhati-hati dalam mengawasi kegiatan industri musik K-Pop.
Hal ini terbukti ketika masyarakat melihat video clip seorang anggota girl group yang bernama Chiquita, usia 17 tahun, melakukan sebuah penampilan solo yang sangat sensasi. Penampilan ini telah menimbulkan reaksi keras dari masyarakat.
Routine Chiquita dimulai dengan dia menghadap ke belakang merah yang mencolok, melakukan gerakan-gerakan yang sangat sensasional, dan lalu melaksanakan tarian lantai yang sangat menggoyangkan. Sisa dari performa tersebut juga menyimpan aura yang sangat seksi dan dewasa, yang Chiquita lakukan dengan sangat lancar.
Penggemar-penggemar Chiquita dan girl groupnya, BABYMONSTER, sangat kecewa dengan penampilan tersebut karena menurut mereka itu sangat tidak nyaman. Mereka menganggap bahwa itu sudah waktunya bagi YG Entertainment untuk mengatur ulang arah artistik mereka.
Mengapa? Karena masyarakat merasa bahwa YG Entertainment telah memaksakan Chiquita untuk melakukan sesuatu yang tidak pantas terutama pada usia 17 tahun. Mereka yang kecewa dengan itu adalah orang-orang yang melihat bahwa hal ini tidak pantas terjadi. Mereka menganggap itu adalah contoh pelecehan seksual pada anak-anak yang dilakukan oleh YG Entertainment.
Hal ini bukanlah pertama kalinya, di mana kita mengetahui sebuah kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh YG Entertainment. Laporan-laporan sebelumnya telah menunjukkan bahwa YG Entertainment telah menggunakan anggota-anggota mereka untuk mempromosikan konten yang sangat sensasional. Dan ini semua sudah terbuktikan ke belakangnya.
Sebenarnya, ini adalah masalah yang harus diperhatikan oleh seluruh lembaga yang terkait industri musik K-Pop. Karena industri ini membutuhkan kejelasan dan kepastian dalam menyeimbangkan penampilan sensasional, yang tidak boleh melanggar batasan etika. Karena, akhirnya, yang memainkan dan dipengaruhi adalah anak-anak yang masih belum dewasa.
Pedoman tersebut tidak hanya dapat diterapkan pada YG Entertainment tapi juga pada beberapa artis-artis dari seluruh industri musik K-Pop. Artis-artis tersebut perlu menyesuaikan penampilan sensasionalnya dengan kebutuhan keamanan dan kepastian moral dari seluruh masyarakat.
Dengan demikian, masyarakat akan merasa lebih aman dan lebih nyaman dalam menonton konten tersebut.
Untuk kepentingan keseimbangan penilaian, ini berarti bahwa industri musik K-Pop harus memikirkan lebih lanjut kembali, mengenai batasan-batasan yang dapat diterapkan dalam konteks pelecehan seksual yang dilakukan oleh artis-artis mereka.
Terlepas dari perubahan itu, yang pasti, masyarakat akan terus memantau dan mengawasi apabila ada tindakan pelecehan seksual dilakukan oleh artis-artis K-Pop. Hal ini adalah untuk menjaga keamanan dan kepastian moral dari anak-anak.
Masyarakat dunia merasa tidak nyaman.