
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Salah satu label yang paling sukses dalam dua tahun terakhir sekarang mengalami masalah serius

Menjelang akhir tahun ini, perusahaan yang didirikan oleh real estate mogul, Cha Ga-won, menghadapi masalah serius.
Bisnisnya tidak seperti yang diharapkan, melainkan menghadapi kehancuran.
Pada bulan Januari 2023, setelah adanya sengketa dengan SM Entertainment, Exo's Baekhyun juga mendirikan perusahaannya sendiri. Dengan nama 'One Signature', perusahaan ini juga menandai awal dari perjalanan yang paling sukar bagi Cha Ga-won.
Cha sendiri sudah lama terlibat dalam industri permainan, jadi dengan demikian memicu kontroversi.
Saat itu juga, MC Mong bergabung dan berperan menghadapi kritik di industri dengan demikian.
Dalam dua tahun, One Hundred Label membeli perusahaan yang didirikan oleh MC Mong. Perusahaan ini juga mengakuisisi perusahaan lain.
Salah satu perusahaan yang diketahui, yaitu, Big Planet Made Entertainment. Perusahaan ini memiliki banyak artis papan atas di bawah bimbingannya.
Nama-nama artis tersebut ada Exo's Taemin, Lee Seung-gi, Shinee, The Boyz, MC Mong, dan Sistar.
Hanya saja, label ini mengalami kegagalan yang sangat cepat.
Awal kegagalan ini terukir ketika The Boyz mengembangkan hubungan dengan seorang selebriti di Jepang.
Mengikut hasil investigasi, Ju Haknyeon dari The Boyz berduet dengan mantan selebriti dewasa.
Maka dari itu, label ini membubarkan kontrak. Namun, itu tidak cukup dan kejadian lebih lanjut terjadi ketika MC Mong dipecat dari tugasnya.
Maka terjadilah tragedi.
Walaupun berita ini menghancurkan bisnisnya, perusahaan ini juga terlibat dalam kontroversi.
Maka, dari sini bisa kita lihat bahwa, kejayaan dan kehancuran itu tidak berlangsung tanpa ada hal yang menarik.
Perusahaan ini memang menikmati kesuksesan yang luar biasa dan kebanggaan di awalnya.
Akan tetapi, ketika terjadi sesuatu yang tidak terduga oleh mereka, maka itu bisa mengubah semuanya.
Contohnya seperti, saat The Boyz dituduh melakukan kontroversi.
Sehingga, label ini mengalami kehancuran yang cukup parah.
Sebagai hasilnya, label ini kehilangan banyak artis-nya.
Dan yang terakhir, perusahaan ini mengalami kekalahan yang tidak terbayangkan.
Akan tetapi, dari situ bisa dipastikan bahwa, kesuksesan dan kehancuran itu terjadi karena adanya faktor yang berpengaruh.
Maka, kita harus memahami bahwa, kesuksesan dan kehancuran itu terjadi karena adanya hal-hal yang tidak terduga.
Rahasia di balik kejayaan dan kehancuran One Hundred Label, milik CEO Cha Ga-won, terungkap. Peristiwa yang telah berlangsung beberapa tahun ini membawa K-pop industri ke titik kehancuran.