
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Sejak 2021, Dua Lipa telah mengusung misi penyebarkan seni sastra melalui klub bukunya, Service95. Sekarang, Lipa melebarkan sayapnya dengan membuka liburannya sendiri di Portugal, yang akan menjadi tempat untuk membaca dan diskusi tentang buku-buku kontroversial.
Liburannya, yang disebut Manifesto Library, akan terletak di dalam toko buku Livraria Lello di Porto, Portugal. Kedua, Livraria Lello dan Dua Lipa telah bergabung untuk mengembangkan liburan ini agar dapat menjadi tempat untuk membaca, menulis, dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial.
Lipa memberikan keterangan bahwa liburan ini merupakan sebuah kegembiraan untuk dia dan bahwa liburan ini akan dapat menyebarluaskan pengetahuan dan membantu masyarakat dalam mencari informasi yang tepat. Dia mengatakan bahwa liburan ini akan menjadi tempat yang aman untuk membaca, menulis, dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial.
Manifesto Library akan menampilkan sekitar 100 buku yang ditetapkan dalam empat tema utama: kekuasaan, kendali, suara, dan memori. Buku-buku tersebut akan meliputi karya-karya dari Margaret Atwood, Reginald Dwayne Betts, Salman Rushdie, dan Olga Tokarczuk.
Lipa juga ingin membuat liburan ini menjadi tempat yang bisa menyebarluaskan pengetahuan dan membantu masyarakat dalam mencari informasi yang tepat. Dia berharap bahwa liburan ini dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk membaca, menulis, dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial.
Buku-buku yang ada di dalam liburan ini juga akan mencakup karya-karya dari penulis-penulis kontroversial, seperti Margaret Atwood dan Reginald Dwayne Betts. Buku-buku tersebut akan meliputi karya-karya yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial, sehingga menjadi tempat yang tepat untuk membaca, menulis, dan diskusi.
Untuk sementara waktu, liburannya akan berdiri sebagai tempat untuk membaca, menulis, dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial. Lipa berharap bahwa liburan ini dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk membaca, menulis, dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial.
Liburannya akan ditetapkan dalam empat tema utama: kekuasaan, kendali, suara, dan memori. Buku-buku yang ada di dalam liburannya akan dilengkapi dengan informasi tentang penulis, tanggal terbit, dan deskripsi singkat tentang buku tersebut.
Liburannya juga akan memiliki fasilitas yang lengkap, seperti meja dan kursi, sehingga para pengunjung dapat membaca dan menulis dengan nyaman. Selain itu, liburannya juga akan memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung.
Sebelumnya, Lipa telah mengembangkan klub bukunya, Service95, sebagai tempat untuk membaca dan diskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial. Sekarang, dia telah membuka liburannya sendiri di Portugal, yang akan menjadi tempat yang lebih luas dan lebih lengkap untuk membaca, menulis, dan diskusi.
Manifesto Library diprediksi akan menjadi salah satu tujuan wisata utama di Portugal karena liburan ini merupakan tempat yang unik dan menarik. Liburannya juga akan menjadi tempat yang tepat untuk para pecinta buku dan penulis yang ingin mencari informasi dan berdiskusi tentang buku-buku yang memiliki nilai-nilai tinggi dan kontroversial.



Dua Lipa membuka liburannya sendiri di Portugal dengan fokus pada buku-buku kontroversial dan menyediakan ruang untuk membaca dan diskusi