
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Dua wanita asing dianggap trespass ke kontrak rumah kunci grup CORTIS dan ditangkap polisi. Menurut laporan, pada hari Senin, 24 Juli, sekitar pukul 2 pagi pada tanggal 23 Juli, dua wanita asing dari Tiongkok tanpa izin membuka pintu depan dan masuk ke kontrak rumah kunci grup CORTIS.
Keduanya ditangkap oleh polisi setelah mereka mencuri kontrak rumah. Polisi berkata bahwa mereka menemukan dua wanita tersebut di salah satu lantai apartemen.
Saat ditanya oleh polisi, keduanya menyatakan bahwa mereka membeli kontrak rumah dari grup CORTIS dan berencana untuk menginap di sana. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak melanggar harta benda si pemilik rumah.
Penangkapan yang dilakukan polisi menyebabkan banyak kekecewaan. Beberapa netizen meminta polisi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pencegahan kekecewaan terhadap grup CORTIS.
Berbagai kasus serupa di masa lalu telah menunjukkan betapa mudahnya grup-grup hiburan menresapi properti milik CORTIS. Namun, pada kesempatan kali ini, penanganan polisi terhadap grup CORTIS menjadi perhatian banyak sisi.
CORTIS sendiri merasa terkejut dengan kejadian ini. Mereka berharap bahwa penangkapan polisi terhadap dua wanita asing akan membuat pihak berwenang lebih berhati-hati dalam menghadapi grup-grup hiburan.
Tapi, ada orang-orang yang mengatakan bahwa polisi harus melawan grup CORTIS dengan lebih keras. Mereka menuduh bahwa grup hiburan CORTIS selalu melakukan kegiatan ilegal.
Mereka juga menyatakan bahwa polisi harus meningkatkan kualitas pelayanan dan pencegahan kekecewaan terhadap grup CORTIS.
CORTIS kemudian menanggapi pernyataan orang-orang itu. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak melanggar hukum apapun dan hanya melakukan sesuatu yang sah dan sesuai dengan hukum.
Polisi menangkap dua wanita asing yang diduga menresapi ke kontrak rumah kunci grup CORTIS. Ia menyatakan bahwa dua wanita tersebut ditangkap karena mencuri kontrak rumah. Dua wanita asing tersebut kemudian ditanyai oleh polisi.