counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

[Eksklusif] Kementerian Kebudayaan Ngaku: Gak Ada Agensi yang Kena Sanksi dari 2014!

18 September 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
[Eksklusif] Kementerian Kebudayaan Ngaku: Gak Ada Agensi yang Kena Sanksi dari 2014!

Gokil! Agensi artis ilegal bebas beroperasi tanpa sanksi!

Chae Hwi-young, minister of culture, sports and tourism, talks during his first press conference held in Seoul on Sept. 4. (Culture Ministry)
Chae Hwi-young, minister of culture, sports and tourism, talks during his first press conference held in Seoul on Sept. 4. (Culture Ministry)

Jadi gini, selama 11 tahun, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata gak pernah tuh ngehukum satu pun agensi hiburan yang gak terdaftar. Padahal, kan, ada undang-undang dari 2014 yang seharusnya bikin semua agensi manajemen artis punya izin resmi.

Nah, ini semua kebongkar pas kasusnya penyanyi Sung Si-kyung dan aktris musikal Ock Joo-hyun mencuat. Mereka berdua bikin praktik agensi satu orang yang gak terdaftar jadi makin keliatan. Kementeriannya sendiri ngaku emang udah lama gak ngawasin masalah ini.

Kata salah satu pejabat kementerian ke The Korea Herald, tiap tahun mereka nerima 3-4 laporan buat ngecek apakah sebuah perusahaan udah terdaftar apa belum. Tapi, setau dia, sejak undang-undang itu berlaku tahun 2014, belum ada satu pun kasus agensi ilegal yang dihukum.

Pejabat itu juga jelasin kalo kebanyakan laporan itu dateng dari orang-orang yang pengen mastiin apakah agensi yang nawarin mereka casting itu beneran legal. Kecuali kalo agensi ilegal itu ngelanggar aturan lain dan ngerugiin masyarakat, biasanya pemerintah gak bertindak.

Menurut data dari kementerian, ada lebih dari 5.000 perusahaan hiburan yang terdaftar di seluruh Indonesia. Tapi, masih banyak juga yang beroperasi tanpa izin, dan buat nyariin mereka semua itu hampir mustahil.

Gak mungkin buat ngadain inspeksi besar-besaran ke perusahaan ilegal. Kita bisa ngecek yang udah terdaftar, tapi susah banget buat ngelacak semua operator ilegal, kata si pejabat.

Undang-Undang tentang Pengembangan Industri Budaya dan Seni Publik, yang dikenalin Juli 2014, dibuat buat ngelindungin artis dari kontrak yang ngeksploitasi dan bikin transparansi dalam pembagian keuntungan di sektor hiburan.

Kalo beroperasi tanpa izin, itu ngelanggar Pasal 26 undang-undang, yang hukumannya bisa sampe dua tahun penjara atau denda 20 juta won (sekitar Rp 230 juta).

Kelalaian dari kementerian juga jadi salah satu penyebab masalah ini.

Menurut kementerian, kebanyakan agensi ilegal itu didirikan sebelum undang-undang 2014 dan gak tau soal aturan hukum yang baru. Selama 11 tahun terakhir, kementerian udah sering ngingetin agensi ilegal buat patuh lewat pengumuman dan sosialisasi, termasuk lewat Asosiasi Produser Hiburan Korea dan Asosiasi Manajemen Hiburan Korea. Tapi, hasilnya nihil.

Tapi, laporan media baru-baru ini nunjukkin kalo ada beberapa kasus yang lumayan terkenal termasuk yang melibatkan penyanyi Ock, Song Ga-in, dan aktor Kang Dong-won yang ternyata agensi satu orangnya didirikan setelah 2014. Masalah ini baru jadi perhatian setelah agensi Sung dilaporkan ke polisi lewat portal pengaduan online pemerintah, yang bikin kementerian ngumumin periode panduan pendaftaran yang baru di hari Kamis.

Perusahaan Ock, TOI Entertainment, yang didirikan tahun 2022, juga gak daftar. Perwakilan mereka nyalahin kurangnya dokumen dan kurangnya pengetahuan soal prosedur administrasi.

Gaindal Entertainment milik Song dan AA Group milik Kang, yang diluncurkan tahun 2024 dan 2023, juga ketauan beroperasi tanpa izin.

Masalah ini makin disorot pas banyak bintang K-pop yang bikin agensi sendiri termasuk Jennie, Jisoo, dan Lisa Blackpink; Donghae dan Eunhyuk Super Junior; JooE Momoland; dan Rocky Astro.

Kementerian bakal ngadain periode panduan pendaftaran yang komprehensif sampe 31 Desember, buat ngasih waktu ke agensi ilegal buat patuh secara sukarela.

Tapi, mereka ngegarisbawahi kalo agensi yang daftar selama masa tenggang ini gak bakal bebas dari hukuman pidana kalo nanti ketauan ngelanggar aturan lain atau ngerugiin masyarakat.

[email protected]

Ringkasan

Bayangin, guys! Selama 11 tahun, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata kayak tutup mata sama agensi hiburan ilegal. Padahal, ada undang-undang dari 2014 yang mewajibkan semua agensi artis punya izin resmi. Skandal ini kebongkar gara-gara kasus Sung Si-kyung dan Ock Joo-hyun yang bikin praktik agensi bodong makin disorot. Parahnya, kementerian sendiri ngaku udah lama gak merhatiin masalah ini.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru