
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Empat tahun dalam lima tahun terakhir, dunia K-pop telah mengalami peningkatan luar biasa, diikuti dengan kebangkrutan besar-besaran, yang menimbulkan ketidakpercayaan dan keraguan di kalangan penggemar. Pada bulan April 2023, Exo's Baekhyun mengumumkan pembentukan perusahaannya sendiri, One Signature, yang akan berkonsentrasi pada aktivitas hiburan. Pada akhir tahun yang sama, Cha Ga-won, CEO dari One Hundred Label, memperbarui riwayatnya dalam industri hiburan dengan mengakuisisi dua agensi yang didirikan oleh MC Mong: Big Planet Made Entertainment dan Million Market.

Celakanya pada bulan Mei 2023, seorang wartawan yang mendekati wakil MC Mong melaporkan bahwa sang artis pernah menggunakan layanan dewasa pada tahun 2010-2011, yang kemudian memicu kontrak antara keduanya. Setelah beberapa waktu kemudian, MC Mong dididik untuk memutuskan kontraknya dengan perusahaan yang berbasis di Seoul, Big Planet Made Entertainment. Tidak berapa lama setelah itu, ia mengalami kegagalan yang luar biasa, ketika perusahaan yang didirikannya, 8D Creative, dipungut 20 miliar Won dari Bank Korea.
Sikap Cha Ga-won yang terus berkembang, menurut sumber dekatnya sendiri, memulai pada tahun 2023 ketika MC Mong meluncurkan grup EXO-CBX. Momen ini menandai awal dari kebangkitan yang luar biasa di antara kalangan penggemar K-Pop yang paling berdiam. Mereka mulai melihat kenyataan bahwa grup-grup seperti EXO-CBX sangat sulit untuk menemukan kesuksesan, dan bahwa kenyataan ini dapat menjadi sebuah hambatan. Meskipun demikian, kemajuan yang mereka raih menantang hukum kuno yang diikuti oleh artis-artis. Mereka membuktikan bahwa, dengan kerja keras dan dedikasi yang benar-benar sungguh-sungguh, seseorang bisa saja membangun sebuah impian.
Meskipun perusahaan mereka sukses pada awal, krisis berikutnya datang pada bulan Februari 2024, ketika Exo's Baekhyun memungut 10 miliar Won dari One Hundred Label untuk mendistribusikan ke seluruh K-pop. Dua bulan kemudian, perusahaan ini mengalami konsolidasi yang besar. Kita juga melihat penandatanganan kontrak, terutama dengan grup K-pop seperti EXO dan Sistar yang telah dipilih sebagai salah satu grup K-pop dengan potensi tertinggi.
Perubahan besar lainnya, yang tidak terduga dan mengejutkan banyak orang, adalah bahwa perusahaan itu mulai mengalami krisis keuangan yang parah. Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan pada bulan Maret 2025, dinyatakan bahwa salah satu perusahaan itu akan mengumumkan kebangkrutan. Meskipun kisah ini tidak sepenuhnya berlangsung, namun dampaknya tetap menghantui dan berdampak negatif pada industri hiburan di Korea.
Sikap Cha Ga-won yang makin mendalam menawarkan sedikit harapan yang memalukan. Pada bulan Juli 2025, dia mengumumkan pembongkaran perusahaan yang ia dirikan sendiri. Menurut pengakuan dari beberapa sumber, yang dikabarkan menyebabkan berbagai masalah, seperti pelanggaran keuangan, telah berlanjut, dan kemungkinan telah dipicu oleh keadaan hukum yang semakin rumit dari perusahaan itu sendiri.
Perburuan Keuangan yang Melanggar Hukum, Berita Artis yang Menghebohkan.