
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Epik High dengan anggota Mithra mengungkap pengalaman menyakitkan saat menghadapi produser acara TV yang menggunakan kekuasaannya secara berlebihan, membuat Mithra trauma.
Pada tanggal 13 Agustus, channel YouTube resmi Epik High rilis video berjudul 'Apakah Hidup Sosial Sulfur?'
Di dalam video tersebut, para anggota membahas bagaimana cara menolak sahabat yang mengajak untuk berkendara bersama dalam mobil baru. Saat membahas topik tersebut, Mithra mengingat kembali pengalaman menyakitkan yang dialaminya.
Pada awalnya, Mithra hanya membeli mobil baru dan belum pernah mengendarainya sendiri karena jadwal syuting mendadak. Saat itu, Mithra harus mengendarai mobilnya dan akhirnya berkendara bersama produser acara TV.
Berawal dari situ, Mithra mengalami pengalaman menyakitkan ketika produser acara TV melakukan kekuasaannya secara berlebihan.
Mithra mengatakan, 'Itu berawal ketika saya baru membeli mobil baru dan belum pernah mengendarainya sendiri. Saya harus mengendarai mobil saya sendiri karena jadwal syuting mendadak.'
Saat itu juga, Mithra berkendara bersama produser acara TV. Saat dalam perjalanan, produser acara TV memasuki mobil Mithra dan merokok. Bahkan, produser acara TV tidak menjaga kebersihan dan meninggalkan bungkus rokok di mobil Mithra.
Mengingat kejadian tersebut, Mithra merasa sangat trauma dan hingga kini masih mencoba untuk tidak berkendara bersama orang asing.
Ketiga anggota band, Mithra, Tablo, dan Tukutz, merespons sangat marah terhadap kejadian ini. Tablo dan Tukutz mengatakan bahwa produser acara TV sangat tidak memikirkan orang lain.
Mithra juga mengatakan bahwa sejak itu, ia sangat trauma dan mencoba untuk tidak berkendara bersama orang asing.
Pengalaman Mithra ini juga mencoba untuk mencerminkan keadaan yang terjadi di masyarakat, di mana beberapa orang menggunakan kekuasaan mereka untuk melakukan kejahatan.
Mithra juga mengatakan bahwa ia sangat berharap, kejadian ini tidak akan terjadi di masa depan.
Episode ini juga mencoba untuk memberikan peringatan bahwa, kekuasaan harus digunakan dengan hati-hati dan dengan memikirkan orang lain.
Di penghujung episode ini, Mithra mencoba untuk menutup kesaksian tentang pengalamannya.
Episode ini mencoba untuk mencerminkan keadaan di masyarakat dimana beberapa orang menggunakan kekuasaan mereka untuk melakukan kejahatan.
Episode ini juga mencoba untuk memberikan peringatan bahwa kekuasaan harus digunakan dengan hati-hati dan dengan memikirkan orang lain.
Mithra juga mengatakan bahwa ia sangat berharap, kejadian ini tidak akan terjadi di masa depan.
Mithra Epik High mengungkap pengalaman menyakitkan saat menghadapi produser acara TV yang menggunakan kekuasaannya secara berlebihan.