
Apakah BTS akan Mengubah Keputusan Boycott Grammy?
Pihak Recording Academy mengumumkan akan kembali meninju keputusan untuk memperkenalkan kategori...

Singer-songwriter Korea Selatan, Evan, siap menyedot perhatian khalayak global dengan hadirannya di Grammy Museum di Los Angeles. Belift Lab, agensi manajemen Evan, mengumumkan bahwa Evan akan tampil pada serangkaian acara Spotlight di museum itu pada bulan depan.
Berdasarkan pengumuman, Evan akan membahas tentang pembuatan single terbarunya, Ride or Die, yang dirilis pada bulan Juni. Ride or Die merupakan salah satu single yang paling suksesnya dalam karier Evan sebagai solois.
Dalam acara ini, Evan juga akan melakukan penampilan musik live di atas atap rooftop museum. Acara ini merupakan kesempatan bagi para penggemar Evan untuk melihat langsung bagaimana ia membuat musik yang khas dan unik.
Menurut Grammy Museum, Evan merupakan salah satu musisi yang paling menjanjikan saat ini. Evan telah membuktikan kemampuannya dengan merilis single yang sukses dan melakukan tur konser yang luar biasa.
Keberhasilan Evan bukan hanya karena kemampuannya dalam membuat musik, tetapi juga karena kemampuan dalam berinteraksi dengan penggemarnya. Evan dikenal sebagai salah satu musisi yang paling dekat dengan penggemarnya.
Acara Spotlight di Grammy Museum merupakan kesempatan bagi Evan untuk mempromosikan dirinya dan musiknya. Dalam acara ini, Evan dapat berinteraksi langsung dengan penggemar dan berbagi pengalaman tentang musiknya.
Sebelumnya, Evan juga telah menjalani proses pemisahan dari grup-idol K-Pop, ENHYPEN. Pemisahan ini diharapkan dapat membantu Evan dalam memperluas karirnya dan meningkatkan popularitasnya di khalayak global.
Belift Lab mengumumkan bahwa Evan akan tampil pada serangkaian acara Spotlight di Grammy Museum di Los Angeles pada bulan depan. Evan akan membahas tentang pembuatan single terbarunya, Ride or Die, dan akan melakukan penampilan musik live di atas atap rooftop museum.