
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Badan Presiden Persatuan Budaya Populer, yang dipimpin oleh Menteri Budaya Chae Hwi-young dan pendiri JYP Entertainment J.Y. Park, meluncurkan rencana untuk acara ini pada Senin. Fanomenon akan diselenggarakan di Seoul Arena di Changdong, Seoul Utara, yang rencananya akan selesai pada Mei 2027, dan pusat pameran kedua di Kintex di Goyang, Provinsi Gyeonggi.
Festival ini akan dibagi menjadi dua: konser yang akan diselenggarakan di Seoul Arena selama enam malam di akhir pekan pertama dan kedua, dengan aktor pada setiap hari. Ajang penghargaan akan ditayangkan sebelum dan sesudah setiap konser, dengan nominasi dipilih dari bidang yang telah menanamkan kekuatan di antara fandom. Ruang pertengahan di kompleks yang sama akan menyiarkan konser utama secara langsung, sementara ruang pameran akan menampilkan pameran nominasi dan acara penggemar.
Di Kintex, dua ruangan akan menyelenggarakan konser musik untuk sekitar 20.000 orang pada akhir pekan, meluaskan daftar line-up untuk termasuk jazz, EDM, rock, R&B, hip-hop, musik dunia, dan musik tradisional Korea. Pada empat hari biasa, ruangan ini akan berubah menjadi lokasi pertemuan penggemar, presentasi produksi, penayangan film, turnamen esports, konser sambutan soundtrack dan forum bisnis.
Tiga ruangan lagi akan dikhususkan untuk pameran dan program interaktif dari perusahaan K-culture, mencakup makanan, kecantikan, fashion, serta game, webtoon, film, video, dan animasi. Badan ini mengatakan bahwa mereka ingin kategori dengan basis penggemar yang berbeda dari K-pop untuk memperluas target audiens.
Pada dasawarsa ini, Fanomenon diperkirakan akan menarik 520.000 pengunjung, termasuk 200.000 dari luar negeri, dan impact ekonomi lebih dari 1 triliun Won (sekitar $680 juta). Dikatakan bahwa ini akan menjadi ajang yang berbasis penggemar dan akan mempromosikan potensi Korea sebagai industri hiburan global.
Di bawah rencana ini, sektor swasta akan menangani pengembangan konten, produksi, dan promosi, sedangkan pemerintah akan mendukung partisipasi perusahaan K-culture yang lebih kecil, mempromosikan pariwisata internasional dan menghandle logistik seperti imigrasi dan keselamatan. Badan ini akan menangani koordinasi antara dua sektore dan antara lembaga-lembaga yang terlibat.
JYP Entertainment, SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment telah mendirikan usaha patungan pada April untuk mengelola festival ini, yang mereka harapkan dapat dibawa ke kota-kota lain mulai Mei 2028. Pemerintah juga sedang menimbang apakah harus mengatur event lain, termasuk Korea Grand Sale, untuk berkaitan dengan festival ini.
Teknis pengorganisasian akan dilakukan bersama baik antara lembaga pemerintah dan swasta, serta antara kota Seoul dan Provinsi Gyeonggi. Karena itu sangat menarik untuk mempelajari rencana yang sangat rinci tentang pengelolaan festival yang menghubungkan budaya populer dan K-pop untuk menarik turis mancanegara ke Korea. Ini akan menjadi kegiatan hiburan terbesar di Korea tahun ini dan tentu saja tidak akan kehilangan perhatian media di tingkat nasional maupun internasional.
Kami juga dapat melihat bagaimana pengelolaan festival ini akan berperan dalam penyebaran budaya populer Korea, sekaligus sebagai strategi untuk meningkatkan potensi industri K-pop di negara itu. Maka dari itu akan menarik untuk melihat bagaimana festival ini berdampingan dengan kehidupan sehari-hari penduduk Korea, serta bagaimana festival ini akan diisi oleh konser musik, pameran, konferensi dan berbagai kegiatan serupa.
Nah itulah beberapa hal yang akan dilihat dan dirasakan penduduk Korea setelah festival ini digelar.
Festival ini diharapkan akan memberikan tambahan pendapatan bagi negara melalui pariwisata. Maka ada yang perlu disadari, yaitu, pariwisata tidak hanya mencampurkan berbagai budaya asing ke budaya masyarakat, tetapi juga mempertahankan keaslian budaya setiap negara. Maka harus diatasi sejajarkan keaslian-keaslian itu. Maka dari itu, festival ini merupakan salah satu contoh bagaimana sebuah festival dapat diisi dengan kegiatan serupa seperti pameran, konser musik, kelas berlatih dan berbagai kegiatan kebudayaan setiap suku bangsa.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih detail mengenai Fanomenon 2027?
Tuliskan pertanyaan Anda di komentar Anda!
Menarik bukan kalimatnya?
Fanomenon, festival 11 hari yang menggabungkan konser K-pop dan acara penghargaan, akan digelar di Seoul 2-12 Desember 2027.