
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Festival 'Fanomenon' ini merupakan upaya untuk mempromosikan budaya Korea secara lebih luas dan mendalam. Dengan memanfaatkan tren K-pop saat ini, komite harapkan dapat menarik banyak penonton dari seluruh dunia, terutama muda-mudi yang cinta K-pop. Rencana ini juga melibatkan peran besar dari sektor swasta, yang akan membantu produksi, promosi, dan penanganan logistik. Pemerintah juga akan mendukung partisipasi perusahaan kecil dan menengah dalam industri hiburan Korea. Dengan demikian, diharapkan festival ini dapat membawa dampak positif pada ekonomi nasional.
Acara yang akan menjadi pusat perhatian adalah konser K-pop yang akan diselenggarakan di Seoul Arena. Pada setiap malam konser, akan ada berbagai artis yang bermain secara bergantian. Selain itu, juga akan ada acara penghargaan yang akan diadakan pada hari Sabtu dan Minggu. Nomine-nomine akan dipilih dari berbagai kategori, termasuk musik, film, drama, dan lain-lain.
Di samping itu, Kintex akan menampung suatu festival musik yang lebih terbuka dengan mencakup berbagai genre musik, seperti jazz, EDM, rock, R&B, hip-hop, musik dunia, dan musik tradisional Korea. Selama empat hari kerja, gedung ini akan dijadikan tempat untuk melakukan pertemuan penggemar, presentasi produksi, pemutaran film, turnamen game online, konser soundtrack, dan forum bisnis.
Di Kintex, tiga ruangan akan ditempati oleh ekspresi dan program interaktif dari perusahaan budaya Korea. Rencana ini memperluas liniuproduksi dengan menyerukan bidang yang memiliki basis penggemar berbeda dengan K-pop, seperti makanan, kecantikan, dan mode. Pihak komite juga berharap festival ini dapat menarik pengunjung dari berbagai belahan dunia dan membawa dampak positif bagi perekonomian nasional.
Dengan demikian, rancangan Fanomenon ini merupakan sebuah proyek yang sangat kompleks yang melibatkan banyak pihak dan komponen. Upaya ini diharapkan akan menjadi sebuah pelopor dari festival musik yang lebih modern dan interaktif. Festival ini dijadwalkan akan digelar pada Desember 2027 dan diharapkan dapat menjadi sebuah fenomena bagi komunitas penggemar musik K-pop dan di seluruh dunia.
Dari sisi ekonomi, pihak komite berharap festival ini akan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian nasional dengan jumlah pengunjung yang diprediksi mencapai 520.000 orang, termasuk 200.000 dari luar negeri, serta dengan dampak ekonomi yang diperkirakan melebihi 1 triliun won (sekitar $680 juta). Untuk membandingkan, pihak komite menyebutkan bahwa Coachella, yaitu sebuah festival musik yang populer di Amerika Serikat, dapat menarik sekitar 250.000 orang dalam empat hari dan menghasilkan sekitar $700 juta bagi California. Selain itu, komite juga menyebutkan bahwa BTS dalam konser kembalinya di March 2027 telah menarik 104.000 orang dalam satu hari dan diestimasi nilainya sekitar $177 juta. Oleh karena itu, dari perspektif ekonomi, festival ini diharapkan dapat membawa dampak yang signifikan pada perekonomian Korea.
Festival 11 hari berbasis K-pop dan acara penghargaan dipusatkan pada fandom akan debut pada Desember 2027. Komite Kebudayaan Rakyat Korea, diketuai oleh Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young dan pendiri JYP Entertainment J.Y. Park, merilis rencana acaranya, yang disebut Fanomenon, pada Senin. Festival ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 12 Desember 2027, dibuka dengan gala pada malam pertama. Acara ini akan diadakan di dua lokasi, yaitu Seoul Arena di Changdong, Seoul Utara, dan pusat pameran Kintex di Goyang, Gyeonggi Province.