counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Film Dokumenter Don't Look Back in Anger Mengisahkan Perihal Kembalinya Oasis

04 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Film Dokumenter Don't Look Back in Anger Mengisahkan Perihal Kembalinya Oasis

Seiring berbagai kejadian di industri musik dan perfilman dunia, sebuah berita yang menarik dan menimbulkan kecurigaan datang menempel. Berita tersebut berasal dari kehadiran kembalinya Oasis, sebuah band terkenal yang sempat putus pada tahun 2009, setelah konser yang sangat meriah diselenggarakan di Cardiff, Wales, pada 4 Juli 2025. Seiring berbagai penampakan dan pengumuman dari kedua saudara Gallagher, perangai Liam dan Noel terlihat semakin mengalami perubahan drastis.

Sebelumnya, pada 9 September 2024, Oasis secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan bergabung kembali dan akan melaksanakan konser besar untuk mengenang kembalinya lagu-lagu karya mereka. Dua tahun kemudian, Oasis mengumumkan bahwa mereka akan kembali berkarya bersama-sama. Setelah pengumuman itu, konser perdana di Cardiff, Wales, telah menarik banyak perhatian dari khalayak luar negeri. Dengan pengenalan penampilan Liam dan Noel Gallagher yang terlihat jauh lebih harmonis dan berperilaku saling menghargai, menandakan bahwa band yang pernah dipercaya sebagai 'The Greatest Rock and Roll Band of All Time' tersebut tidak akan menghabiskan waktu mereka dengan mengulangi kejadian kecil-kecilan di masa lalu.

Kemudian, pada bulan Agustus 2026, Oasis mengumumkan bahwa film dokumenter mereka berjudul Don't Look Back in Anger akan segera tayang dibioskop. Sebelum itu, pada tahun 2025, band telah merilis album studio mereka berjudul Oasis: Never Mind the Bollocks, Here's Oasis.

Menurut laporan Rolling Stone, Don't Look Back in Anger disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace, yang dikenal karena karya-karyanya dalam bidang perfilman. Film tersebut menampilkan perjalanan Oasis dan penampilan mereka di seluruh dunia, mulai dari konser pertama mereka di Cardiff, hingga penampilan mereka di Rock and Roll Hall of Fame di Amerika Serikat. Penonton juga akan menemukan aksen film yang berbeda dalam peringatan penting kembalinya lagu karya Oasis, yang berbeda dari hal yang sudah diketahui.

Salah satu aksen utama film tersebut adalah perspektif baru yang menunjukkan bagaimana Oasis kembali berkarya dan menyelesaikan konflik mereka. Meskipun Oasis telah menikmati kesuksesan di masa lalu, mereka tetap berusaha untuk tetap relevan di industri musik saat ini. Dengan itu, terlihat bahwa perjuangan kembali berkarya tidak hanya menempel pada kebahagiaan mereka sendiri, tetapi juga pada kemampuan untuk membawa kebahagiaan bagi para penggemar Oasis di seluruh dunia.

Ringkasan

Steven Knight dipercaya sebagai produser utama film dokumenter yang menampilkan perjuangan kembali berkarya dari dua saudara, Liam dan Noel Gallagher, yang terakhir kali bergabung dalam proyek besar Oasis pada 2025.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru