counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Geger! Sean Combs Diduga Serang Produser Usai Kejadian 'Itu': Laporan Polisi

01 November 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Geger! Sean Combs Diduga Serang Produser Usai Kejadian 'Itu': Laporan Polisi

Sean Combs lagi kena masalah nih, guys! Ada laporan polisi baru yang nyebutin kalo dia diduga nyerang seorang produser musik. Katanya, si produser ini ngaku kalo Combs ngelakuin hal yang nggak senonoh di depannya pada Februari 2020, terus maksa dia buat ngelakuin tindakan seksual pada Maret 2021.

Menurut laporan dari People, si produser musik ini (yang juga ngajuin gugatan perdata Juli lalu) udah ngelaporin kejadian ini ke polisi di Largo, Florida, tempat dia tinggal. Laporan ini nyambung sama laporan di kantor Sheriff Los Angeles Timur pada 20 September. Kejadiannya katanya pas lagi ngerjain proyek bareng C.J. Wallace, anaknya Notorious B.I.G. dan Faith Evans.

Di laporan polisi itu, katanya pas tanggal 26 Februari 2020, korban sama Combs lagi di gudang yang nyimpen baju-bajunya Notorious B.I.G. Nah, pas Combs lagi milihin baju, dia malah masturbasi di bawah salah satu kaosnya si rapper yang udah meninggal itu.

Menurut gugatan perdata, Combs ngundang si John Doe ini ke sesi dengerin lagu Biggie secara pribadi. Di situ, dia ngaku dipaksa minum ketamin sebelum dibawa ke gudang itu.

"Korban bilang Combs milih-milih baju terus naroh di sofa, terus duduk di sofa itu pas nerima telepon," tulis di laporan polisi. "Korban terus nyari-nyari baju pas denger suara kayak film bokep dari tempat Combs duduk."

Lanjut di laporan itu, "Korban bilang dia coba buat nggak peduli... tapi dia denger suara-suara lagi, terus pas dia ngeliat, dia ngeliat Combs lagi 'mainin' dirinya sendiri sambil nutupin dirinya pake salah satu kaos Notorious B.I.G. yang ada di sebelahnya di sofa. Korban bilang Combs ngelepas kaosnya, nunjukkin 'anu'-nya, terus nyuruh korban buat 'nyelesaiin'."

Si korban bilang di laporan polisi kalo dia tetep kerja sama Wallace setelah kejadian sama Combs, tapi suasana kerja mereka jadi beda. Dia ngaku kalo salah satu kolaborator bisnisnya Wallace, Willie Mac, "mulai nuduh dia bohong dan ngancem mau nuntut dia." Di laporan itu juga disebutin kalo Maret 2021, si produser ketemu sama dua cowok itu buat ngebahas kerja sama profesional mereka di California.

Tapi, menurut laporan polisi si korban, pas dia nyampe di rumah KandyPens di Hollywood Hills buat meeting, dua orang lain diduga "ngeroyok dia dan nutupin kepalanya sebagian." Di laporan itu disebutin kalo dia dibawa ke ruangan lain terus dibanting ke ottoman. Di situ, dia ngenalin suaranya Combs dan ngeliat sepatu Air Force One item custom-nya si mogul itu. Dia ngaku kalo Combs "teriak-teriak, ngumpat, dan nyebut dia pengkhianat."

Pas kejadian itu, di laporan itu disebutin kalo Combs diduga "nyekek kepalanya [korban] pake tangannya terus dimasukkin 'anu'-nya [Combs] ke mulutnya [korban]."

"Korban bilang dia narik diri, tapi Combs narik kepalanya lagi pake tangannya terus dimasukkin 'anu'-nya ke mulutnya [korban] lagi dan kejadian itu keulang kira-kira 3-4 kali selama kira-kira 3-4 detik setiap kali," tulis di laporan itu. Setelah kejadian itu, Wallace katanya dateng buat nolongin korban dan "kasihan sama dia waktu itu." Si produser musik ngaku kalo dia depresi dan punya masalah kesehatan mental setelah kejadian itu.

Perwakilan dari kantor Sheriff Los Angeles Timur nggak bisa ngasih informasi lebih lanjut ke Rolling Stone soal laporan kejadian itu. Tim hukumnya Combs dan perwakilan dari Wallace juga belum bales permintaan komentar dari Rolling Stone.

Berita ini muncul setelah korban lain, perancang busana Bryana Bongolan, ngubah gugatannya pada 14 Oktober. Dia ngaku kalo Combs nahan dia di atas balkon lantai 17 apartemen Casandra "Cassie" Ventura pas penyerangan yang diduga terjadi tahun 2016.

Kamis kemarin, Combs dipindahin ke penjara federal New Jersey, FCI Fort Dix, seperti yang udah dikonfirmasi Rolling Stone. Pemindahan ini terjadi setelah hakim federal ngejatuhi Combs hukuman 50 bulan penjara setelah dia dinyatakan bersalah atas dua tuduhan nganterin mantan pacar dan cowok panggilan lintas negara bagian buat tujuan komersial. Jadwal bebasnya diperkirain tanggal 8 Mei 2028, menurut Biro Penjara Federal.

Combs baru-baru ini ngajuin pemberitahuan resmi kalo dia banding atas vonis dan hukumannya dan timnya juga udah minta Presiden Trump buat mempertimbangkan pengampunan.

Ringkasan

Laporan baru muncul terkait gugatan perdata John Doe terhadap mogul yang lagi kena masalah sejak Juli. Waduh, ada apa nih?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru