
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Di dunia K-Pop, grup bisa datang dan pergi seenaknya, tapi buat AILA, kesuksesan debut mereka kayaknya cuma numpang lewat doang.
Hyunda Company, agensi yang juga debutin Babyboo, ngenalin member AILA, yaitu Rahee, Siyeon, Yena, dan Kelly di tahun 2013. Mereka debut resmi dengan lagu “Pretty Pretty Pretty Girl.” Nama grupnya sendiri dari bahasa Turki yang artinya bulan. Member AILA juga bilang, “Kami berempat adalah bulan, dan bersama kami akan membentuk satu bulan purnama untuk menerangi kegelapan.”
Tapi, nerangin kegelapan? Kayaknya nggak deh. Girl group ini malah bubar langsung setelah debut. Padahal, keempat member ini udah booking jadwal sebagai cover group selama setahun. Promosi “resmi” mereka sebagai girl group beneran cuma tahan sejam doang!
Kayak yang diungkapin MBC di acara True Story, AILA bubar gara-gara membernya dimarahin CEO agensi abis tampil di acara musik pertama mereka. Alasannya, penampilan mereka “nggak memuaskan,” makanya langsung dibubarin gitu aja.
Member AILA juga cerita di acara itu, kalo di dorm mereka sering bocor dan mati lampu. Belum lagi, nasi yang dikasih agensi kadang ada jamurnya. Kebayang kan, hak asasi manusia mereka aja nggak dilindungin!
Media Korea, Ilyo Sisa, bilang, “Kayaknya CEO-nya emang nggak niat ngedukung aktivitas mereka, makanya dia buru-buru ambil keputusan buat bubarin girl group itu.”
Abis bubar, membernya minta kontrak mereka diputusin. Eh, CEO-nya malah nyoba nuntut mereka balik! Untungnya, pengadilan menangin member AILA, dan akhirnya mereka bisa dapet bayaran buat semua aktivitas mereka.
Fans K-Pop langsung murka sama CEO Hyunda Company (yang udah bangkrut sejak 2020) dan agensi kecil lainnya yang suka nipu trainee idol yang pengen banget debut. Nggak manusiawi banget, kan?
Baca juga:
Parah sih! Girl group K-Pop debut sejam, langsung bubar dan dituntut CEO agensi. Emang boleh se-nggak ngotak ini?