counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Grup Rookie CORTIS Dituduh Menyalahgunakan Status Selebriti, HYBE Merespons

30 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Grup Rookie CORTIS Dituduh Menyalahgunakan Status Selebriti, HYBE Merespons

Grup rookie CORTIS dari HYBE baru-baru ini terlibat dalam serangkaian tuduhan terkait bandara, dengan penumpang menuduh mereka menggunakan status sebagai selebriti dan menyebabkan keterlambatan. Peristiwa ini memicu kehebohan di kalangan masyarakat dan penggemar K-Pop. Menurut laporan, CORTIS tiba terlambat di bandara saat bepergian ke Paris, yang kemudian menyebabkan keterlambatan penerbangan. Namun, agensi CORTIS, BigHit Music, kemudian memberikan penjelasan rinci tentang kejadian tersebut.

BigHit Music menjelaskan bahwa CORTIS memang tiba terlambat di bandara pada 26 Juni karena kemacetan lalu lintas yang parah akibat kecelakaan. Oleh karena itu, penerbangan mengalami keterlambatan.Namun, agensi tersebut dengan tegas membantah klaim bahwa grup tersebut menerima perlakuan khusus atau menyebabkan keterlambatan signifikan pada penerbangan. Berdasarkan catatan penerbangan, pesawat sebenarnya berangkat dari gerbang pada pukul 15.01, yang masih dalam rentang waktu operasional normal maskapai. Selain itu, pejabat industri juga menyarankan bahwa penerbangan internasional jarak jauh sering kali berangkat beberapa menit lebih lambat dari jadwal yang tercantum, dan waktu keberangkatan sangat bergantung pada kondisi landasan pacu dan lalu lintas bandara.

Pesawat akhirnya tiba hanya satu menit lebih lambat dari jadwal kedatangan yang dijadwalkan. Klaim viral lainnya mengatakan bahwa anggota CORTIS memblokir penumpang dari keluar pesawat saat mengganti pakaian di jembatan pesawat. Namun, rumor ini berasal dari insiden yang terjadi pada Oktober tahun lalu. BigHit dengan kuat menolak tuduhan tersebut, menyatakan bahwa anggota yang bersangkutan hanya mengatur barang pribadi setelah semua penumpang telah turun dari pesawat.

Agensi tersebut lebih lanjut berpendapat bahwa foto-foto yang digunakan untuk mendukung rumor tersebut sebenarnya bertentangan dengan klaim yang dibuat. Menurut laporan, sudut gambar menyiratkan bahwa fotografer telah keluar dari pesawat dan berbalik untuk mengambil foto, sehingga mustahil bagi anggota grup untuk memblokir penumpang di depan mereka. Sementara agensi mengakui bahwa penumpang lain mungkin mengalami ketidaknyamanan karena keterlambatan kedatangan di bandara, mereka dengan tegas membantah tuduhan bahwa CORTIS sengaja menunda penerbangan, memblokir penumpang, atau mengganti pakaian di fasilitas bandara.

Untuk saat ini, pernyataan BigHit tampaknya telah membantah banyak klaim yang memicu kontroversi tersebut. Peristiwa ini menimbulkan perdebatan tentang etika dan tanggung jawab selebriti, terutama dalam situasi di mana mereka berinteraksi dengan masyarakat luas. Ini juga menyoroti pentingnya mengklarifikasi informasi sebelum menyebarkan tuduhan atau rumor yang dapat merusak reputasi seseorang atau grup. Dalam konteks ini, penting bagi penggemar dan masyarakat untuk tetap objektif dan tidak terburu-buru menghakimi tanpa mempertimbangkan fakta-fakta yang akurat dan penjelasan resmi dari pihak terkait.

Perlu diingat bahwa selebriti, seperti individu lainnya, juga berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan kesempatan untuk membela diri jika dituduh melakukan sesuatu yang salah. Namun, di sisi lain, selebriti juga memiliki tanggung jawab besar terhadap penggemar dan masyarakat, terutama dalam hal mempertahankan tingkat etika dan profesionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan mereka, termasuk interaksi dengan publik. Dalam kasus CORTIS, peristiwa ini mungkin menjadi pelajaran berharga bagi grup tersebut dan selebriti lainnya tentang pentingnya mempertahankan integritas dan kesadaran akan tanggung jawab mereka sebagai figur publik.

Dalam beberapa tahun terakhir, K-Pop telah mendapatkanpopularitas global yang luar biasa, dengan grup-grup seperti BTS, Blackpink, dan EXO mendapatkan pengakuan internasional. Namun, bersamaan dengan kesuksesan ini, juga ada tekanan dan harapan yang lebih tinggi terhadap selebriti K-Pop untuk mempertahankan citra yang positif dan menjadi teladan bagi penggemar mereka. Oleh karena itu, penting bagi CORTIS dan selebriti lainnya untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab mereka sebagai figur publik, tidak hanya dalam konteks musik tetapi juga dalam interaksi mereka dengan masyarakat dan penggemar.

Dalam konteks yang lebih luas, peristiwa ini juga menyoroti kompleksitas hubungan antara selebriti dan penggemar, serta pentingnya komunikasi yang efektif dan transparan dalam membangun kepercayaan dan mempertahankan reputasi yang baik. Dalam era media sosial, di mana informasi dapat menyebar dengan cepat dan rumor dapat menjadi viral dalam hitungan detik, sangat penting bagi selebriti dan agensi mereka untuk proaktif dalam mengelola informasi dan menjaga komunikasi yang terbuka dengan penggemar dan masyarakat luas.

Ringkasan

Mereka sebelumnya dituduh melakukan perjalanan kekuasaan.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru