counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Gubernur URI: Universitas Republik Indonesia Siapkan Pemimpin Masa Depan

22 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Gubernur URI: Universitas Republik Indonesia Siapkan Pemimpin Masa Depan

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan Taufanto, baru saja menjelaskan tentang pembentukan URI sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan. Menurutnya, URI merupakan lembaga baru yang dibentuk untuk mengintegrasikan berbagai program pendidikan kepemimpinan dan kebangsaan yang selama ini tersebar di sejumlah institusi.

Pernyataan itu disampaikan Donny usai dilantik Presiden bersama Wakil Gubernur URI, Prof. Yosun Itiyoso. Pembentukan URI ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama dalam hal kepemimpinan dan kebangsaan. Dengan demikian, diharapkan URI dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kompetensi, karakter kuat, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan nasional.

Donny menjelaskan bahwa URI atau Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK) nantinya akan membawahi tiga institusi, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN). Menurutnya, LAN tetap menjalankan fungsi pembinaan aparatur sipil negara (ASN), namun ke depan tugasnya akan diperluas untuk menyiapkan sumber daya manusia di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN).

Selain itu, pemerintah juga akan mengintegrasikan program Sekolah Unggulan Garuda dan rencana pendirian 10 Universitas Republik Indonesia dalam satu ekosistem pendidikan kepemimpinan nasional. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program pendidikan kepemimpinan yang ada. Donny mengungkapkan bahwa URI telah memulai program pertamanya melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) yang dibuka pada 20 Mei 2026.

Saat ini, sebanyak 399 pegawai baru BUMN sedang mengikuti pendidikan dan pembinaan karakter kepemimpinan. Donny menambahkan bahwa URI akan mengembangkan pendidikan yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik dan manajerial, tetapi juga membangun karakter, integritas, patriotisme, serta wawasan kebangsaan. Menurutnya, konsep URI mengacu pada sejumlah lembaga pendidikan kepemimpinan di berbagai negara, seperti École Nationale d'Administration (ENA) atau Institut National du Service Public (INSP) di Prancis, yang telah melahirkan banyak pemimpin nasional.

Untuk penyelenggaraan pendidikan, URI akan bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Para pengajar juga berasal dari akademisi, praktisi, hingga tenaga pengajar internasional. Donny menjelaskan bahwa pembangunan kampus utama URI direncanakan berada di kawasan Bogor Utara dengan memanfaatkan lahan eks perkebunan milik PTPN yang sudah tidak produktif. Sementara itu, kegiatan operasional awal akan menggunakan gedung milik BUMN di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

Donny juga memastikan seluruh mahasiswa URI akan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Program pendidikan akan mencakup berbagai disiplin ilmu dengan jenjang pendidikan setara perguruan tinggi pada umumnya, disertai program pelatihan jangka pendek (short course) untuk pengembangan kepemimpinan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama dalam hal kepemimpinan dan kebangsaan.

Ia menegaskan bahwa kehadiran URI diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kompetensi, karakter kuat, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan nasional. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dan mempersiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan. Donny berharap bahwa URI dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan yang unggul dan dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki visi dan misi untuk memajukan bangsa Indonesia.

Menurut Donny, URI juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program pendidikan kepemimpinan yang ada. Donny berharap bahwa URI dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan yang dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kemampuan, karakter, dan integritas untuk memajukan bangsa Indonesia.

Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan URI dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan yang unggul dan dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki visi dan misi untuk memajukan bangsa Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dan mempersiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan. Donny berharap bahwa URI dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan yang dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kemampuan, karakter, dan integritas untuk memajukan bangsa Indonesia.

URI juga akan mengembangkan kurikulum yang memadai untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Kurikulum tersebut akan mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu pengetahuan, teknologi, engineering, dan matematika (STEM), serta ilmu sosial dan humaniora. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama dalam hal kepemimpinan dan kebangsaan.

Menurut Donny, URI juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program pendidikan kepemimpinan yang ada. Donny berharap bahwa URI dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan yang dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki visi dan misi untuk memajukan bangsa Indonesia.

Ringkasan

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan Taufanto, menjelaskan tentang pembentukan URI sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru