
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Sehari ini, 31 Agustus, divisi perdata ke-31 Pengadilan Negeri Seoul Selatan melakukan pendengaran ketiga untuk gugatan kerugian yang diajukan oleh ADOR kepada Daniah, keluarganya, dan mantan CEO Min Hee Jin.
Pada pendengaran sebelumnya, ADOR telah mengajukan klaim bahwa Daniah telah melakukan kegiatan independen, yang melanggar kontrak eksklusif yang ditandatangani oleh salah satu anggota kelompok musik Korea terkenal, NewJeans.
Adapun klaim tersebut didukung oleh penggunaan aplikasi pesan seperti Telegram. Dalam percakapan tersebut, disebutkan bahwa sebuah proyek independen telah dimulai.
Berdasarkan data dari aplikasi Telegram, ADOR menyatakan bahwa proyek musik yang diprakarsai Daniah melibatkan seorang artis Amerika dan telah menelan biaya produksi yang signifikan, meskipun video musik telah dihentikan.
Mengacu pada catatan produksi, pengacara ADOR mengatakan bahwa Daniah merupakan satu-satunya anggota NewJeans yang tidak menjaga kontrak. Dengan demikian, klaim ADOR tidak dapat dibantah.
Tidak ada kejadian yang berbeda dari pendapatnya, bahwa jika kita tidak melaksanakan apa-apa, maka hal itu sebenarnya tidak akan berubah.
Pada keseluruhan, pengadilan menilai bahwa Daniah melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan kontrak karena tidak ada hasil yang jelas, dan kegiatannya tidak memperoleh izin dari pihak yang berwenang.
Apakah kegiatan Daniah benar-benar melanggar kontrak eksklusif? Hukum dapat memberikan jawaban.
Tapi apakah Daniah benar-benar salah? Hukum dapat membuktikannya.
Mereka berpendapat bahwa aksi Daniah merupakan pelanggaran jelas kontrak