counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

HYBE Ditolak Netizen Setelah Diakusisi Plagiarisme pada Lagu TUIDE

09 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
HYBE Ditolak Netizen Setelah Diakusisi Plagiarisme pada Lagu TUIDE

HYBE mendatang, namun sebagian besar peminatnya tidak terima dengan perilaku perusahaan ini terkait dengan plagarisme. Sebelumnya, telah dilaporkan bahwa salah satu grup lagu dari HYBE berjudul TUIDE menghadapi masalah plagarisme. Tidak lama setelah perilisannya, seorang produser terkenal bernama Ricky Luna mencurigai kemungkinan lagu "GRLS" dari TUIDE memiliki kesamaan dengan sebuah demo yang dibuatnya sendiri pada bulan April 2026. Ia mengunggahnya di platform media sosial untuk menunjukkan perbedaannya. Netizen memikirkan bahwa ini dilakukan dengan sengaja oleh HYBE.

Namun, Ricky Luna kemudian mencabut pernyataannya dengan jelas yang menunjukkan bahwa ia tidak menduga lagu mereka memiliki kesamaan. Sebaliknya, ia melayangkan permintaan agar rekan-rekannya dapat menilainya sendiri dan memberitahu apa pendapat mereka terhadap dua lagu yang ada.

Pembela TUIDE yang menyangkutkan mengatakan bahwa "GRLS" telah dimulai pada tahun yang lalu dan telah diselesaikan sebelum Ricky Luna menemukan demo miliknya yang kemungkinan digunakan untuk dibandingkan dengan "GRLS".

Sebagaimana terus dilakukan setiap produser, Ricky Luna juga menanggapi pernyataan ini dan mengatakan bahwa mereka berharap ia dan produser lainnya dapat lebih berhati-hati di masa depan, terutama ketika mereka menemukan sebuah lagu yang serupa dengan lagu mereka sendiri. Ricky Luna mengatakan bahwa ini bisa jadi masalah besar pada akhirnya.

HYBE yang dikenal dengan perilakunya yang menggelikan dan membuat banyak netizen merasa tidak nyaman karena sering melibatkan diri dalam skandal.

iframe width="100%" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/ID_LAGU_YANG_DIPERTANYAKAN" title="GTRL lagu " frameborder="0" allowfullscreen"
Foto TUIDE
TUIDE - GRLS

Ringkasan

Masih hangat diperbincangkan kemunculan TUIDE, grup baru yang dihasilkan oleh HYBE. Perdebatan ini menyangkut tentang pelanggaran hak cipta.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru