counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Idol K-Pop 'From20' Iklankan Layanan Telepon Seks Gay di Lagunya

27 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Idol K-Pop 'From20' Iklankan Layanan Telepon Seks Gay di Lagunya

Di tengah perayaan Pride, muncul sebuah kejutan dari seorang idol K-Pop. Raehwan, yang dulu dikenal sebagai anggota grup K-Pop BIGSTAR, kini bernama From20, seorang solois di bawah naungan Way Better. Ia melakukan debut solonya pada tahun 2021 dan baru-baru ini merilis album terbarunya, R-Rated. Album ini sudah mendapat perhatian karena beberapa lagunya dilarang untuk disiarkan di radio dan televisi karena konten eksplisitnya.

Hal ini memicu spekulasi bahwa From20 sedang mencoba untuk memperkenalkan tema-tema dewasa dan kontroversial dalam musiknya. Lagu utama dari album R-Rated, yang berjudul 'Big Boy', memiliki lirik yang sangat mendukung dan inklusif, mencakup kalimat seperti 'My gay boys, they love me, I like it'. Ini menunjukkan bahwa From20 berusaha untuk mempromosikan kesetaraan dan penerimaan terhadap komunitas LGBTQ+.

Namun, yang tidak disangka-sangka adalah ketika video musik 'Big Boy' dirilis, terdapat adegan yang menampilkan layar dengan nomor telepon '1-800-BIG-BOYS'. Ini merupakan sebuah layanan telepon seks gay yang menawarkan 'Hottest Gay Voice Dating' di Amerika Utara. Ketika nomor ini dihubungi, sistem otomatis menyambut dengan menawarkan percakapan suara kepada pelanggan. Layanan ini berbasis keanggotaan tetapi menawarkan percobaan lima menit secara gratis.

INI adalah contoh nyata dari bagaimana industri hiburan dapat mempengaruhi masyarakat dan memicu diskusi tentang topik-topik sensitif seperti seksualitas dan hubungan. Dengan melakukan ini, From20 tidak hanya memperluas batasan dalam musik K-Pop tetapi juga mengundang perhatian dan debat tentang isu-isu yang terkait dengan komunitas LGBTQ+. Meskipun beberapa orang mungkin menganggap ini sebagai langkah yang berani dan progresif, yang lain mungkin melihatnya sebagai kontroversial atau tidak pantas.

Perlu diingat bahwa K-Pop telah berkembang menjadi fenomena global yang tidak hanya mempengaruhi industri musik tetapi juga budaya populer secara umum. Dengan demikian, aksi-aksi seperti yang dilakukan From20 dapat memiliki dampak yang signifikan, tidak hanya bagi komunitas LGBTQ+ tetapi juga bagi masyarakat secara luas. Ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa jauh selebriti dan seniman harus pergi dalam menyuarakan pendapat dan pendirian mereka, terutama ketika itu melibatkan isu-isu yang sensitif dan kompleks.

Dari perspektif analitis, tindakan From20 ini dapat dilihat sebagai strategi pemasaran yang cerdas, memanfaatkan kontroversi untuk memperoleh perhatian dan publisitas. Namun, juga bisa dianggap sebagai langkah yang tulus untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan terhadap komunitas LGBTQ+, terutama di negara-negara Asia di mana diskriminasi dan stigma masih umum terjadi. Apa pun motivasinya, satu hal yang jelas: From20 telah berhasil memicu percakapan yang diperlukan dan memperluas batasan apa yang diterima dalam industri hiburan.

Di masa depan, akan menarik untuk melihat bagaimana From20 dan artis lainnya akan terus memperluas batasan dan menghadapi isu-isu sosial melalui musik dan platform mereka. Sementara itu, kontroversi seputar 'Big Boy' dan layanan telepon seks gay yang diiklankan melalui lagu tersebut pasti akan terus menjadi topik perbincangan hangat di kalangan penggemar K-Pop dan masyarakat umum.

Ringkasan

Ya, serius.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru