
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Idola K-Pop muda terus mengalami peningkatan posisi dalam dunia musik setelah kabar spekulasi bully yang melibatkannya dibantah oleh guru homeroomnya.
Awalnya, netizen mengklaim bahwa anggota grup RESCENE, Woni, adalah seorang bully di masa sekolah menengah. Klaim ini beredar melalui media sosial, tetapi kemudian dihapus.
Bagi yang belum mengetahuinya, RESCENE adalah grup idola K-Pop yang baru-baru ini sukses melombakan lagu 'LOVE ATTACK' dari mini album SCENEDROME, yang langsung menduduki posisi pertama di Inkigayo. Selain itu, grup ini juga telah mendapatkan double crown di program musik dengan singel remake 'Pretty Girl'.
Sebelumnya, pada tanggal 2 Agustus, guru homeroom Woni untuk kelas 2 dan 3 sekolah menengah mengeluarkan pernyataan untuk membantah klaim bully tersebut. Guru ini berbagi foto-foto dan tulisan-tulisan yang dibuat oleh Woni di masa lalu, termasuk album foto gradasi, tanda tangan, surat-surat yang ditulisnya, dan juga pesan-pesan dari para guru yang pernah mengajarinya.
Salah satu fakta penting yang disebutkan guru homeroom Woni adalah bahwa Woni telah berprestasi sangat baik di masa sekolah menengah. Dia selalu mendapatkan nilai sempurna dalam evaluasi, dan bahkan pernah memimpin kampanye pencegahan kekerasan di sekolah.
Menurut guru homeroom, Woni telah memulai karir musiknya dengan sangat baik, dan sekarang telah menjadi anggota grup idola yang sukses. Guru ini juga menambahkan bahwa Woni masih menjalin hubungan baik dengan teman-teman masa lalunya, dan masih berusaha untuk menjadi lebih baik.
Tumbukan rumor tentang Woni sebagai bully telah membuat banyak pihak kecewa. Namun, dengan pernyataan guru homeroomnya, sekarang jelas bahwa Woni bukanlah seorang bully, melainkan seorang idola K-Pop yang bersemangat dan berdedikasi.
Prediksi ke depan adalah, dengan keberhasilan di Inkigayo dan double crown, RESCENE akan terus meningkatkan popularitasnya di industri musik K-Pop. Woni juga akan tetap fokus dalam karirnya sebagai idola K-Pop, dan akan terus melakukan yang terbaik dalam setiap kesempatan.
Idola K-Pop muda menghadapi spekulasi bully yang beredar di media sosial, guru homeroomnya mengeluarkan pernyataan untuk membantu membantah kabar tersebut.