counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Idola ONER Tenggelamkan Minuman di Bandara Atas Keterlibatan Sasaeng

17 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Idola ONER Tenggelamkan Minuman di Bandara Atas Keterlibatan Sasaeng

Baru-baru ini, keterlibatan sasaeng yang terus meningkat menjadi isu hangat di kalangan industri musik Indonesia. Anggota grup musik ONER, yang debut pada 2018, telah beberapa kali menentang perilaku sasaeng yang terlalu agresif dalam menyambut mereka di berbagai lokasi. Pada beberapa kesempatan, anggota ONER telah mencuat sebagai perhatian besar masyarakat karena tindakan mereka yang tidak biasa.

Bahkan, beberapa tahun lalu, salah satu anggota ONER dituduh melakukan kekerasan terhadap sasaeng di bandara. Peristiwa itu membuat publik Indonesia berbicara secara luas dengan beberapa anggota ONER mempertahankan posisi mereka dan menuduh sasaeng telah memecak mereka.

Terbaru, anggota ONER yang juga dikenal sebagai Pinkray, mencuat lagi dengan tindakan melibatkan minuman Starbucks dalam sebuah insiden di bandara. Saat dia melihat keterlibatan sasaeng yang semakin tidak terkontrol, dia melempar minuman Starbucks ke salah satu sasaeng yang tidak sengaja menangkapnya.

Penggemar sasaeng yang marah melihat kejadian ini menuduh Pinkray melakukan kekerasan. Namun, beberapa penggemar juga menunjukkan dukungan sepenuhnya terhadap Pinkray karena melakukan sesuatu yang berani dan tidak takut. Hal ini menambah semangat keterlibatan sasaeng yang membutuhkan kebutuhan bantuan lebih besar lagi.

Terlepas dari isu ini dan kontroversi yang timbul, banyak dari kita masih menganggap bahwa sasaeng memiliki posisi yang kurang baik. Mereka seringkali melakukan tindakan yang tidak masuk akal hanya karena mereka ingin melindungi idola mereka dan sering kali menutup mata terhadap realita kekerasan di sumbernya. Sementara itu, beberapa idola tetap kukuh dengan pilihan mereka.

Tetapi, ada satu hal yang seharusnya diperhatikan, sasaeng memiliki kebebasan untuk melindungi idolanya dengan cara yang tidak berlebihan, bukan dengan mengganggu mereka secara fisik dan menyebabkan stres psikologis bagi mereka sendiri. Perluasan dari keterlibatan Sasaeng dan kejadian terbaru ini juga membuat kita berpikir apakah tidak lebih baik kita memprioritaskan kebaikan dan membiarkan sasaeng memiliki akses yang lebih alami kepada idola mereka.

Yang patut dicatat di sini ada beberapa kasus mengenai sasaeng yang tidak perlu melakukan apa-apa untuk mengganggu kewarganegaraan idola mereka dengan mengganggu kewarganegaraan mereka sendiri. Jadi, perlu diingat dengan mengabaikan sasaeng, kita akan mendapati bahwa mereka akan lebih baik jika mengalami peningkatan kualitas hidup mereka sendiri. Kepatuhan mereka akan lebih kuat jika tidak ada tekanan dari orang-orang yang ingin melakukan kekerasan kepada mereka.

Berikut adalah pernyataan dari salah satu kritikus sasaeng: [Kita harus lebih bijak dalam menghadapi sasaeng. Saja lebih banyak orang tahu untuk menunjukkan kepada mereka hal yang lebih baik tentang hidup dan kehidupan yang lebih sederhana.]

Ringkasan

Keterlibatan Sasaeng yang terus tumbuh memicu reaksi keras dari beberapa anggota grup musik Indonesia.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru