counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

ILLIT Dituduh Menjiplak NewJeans Lagi

28 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
ILLIT Dituduh Menjiplak NewJeans Lagi

Grup ILLIT kembali menjadi sorotan karena dituduh menjiplak gaya NewJeans. Kali ini, tuduhan tersebut ditujukan untuk rilis Jepang terbaru mereka. Perdebatan ini bermula ketika penggemar membandingkan video musik ILLIT dengan video musik NewJeans, terutama dalam hal filter retro, gaya editing, dan kesan keseluruhan.

Beberapa penggemar merasa bahwa kesamaan antara kedua video musik tersebut terlalu jelas untuk diabaikan, sementara yang lain membela ILLIT dengan mengatakan bahwa gaya visual merekadidasarkan pada tren retro yang umum, bukan menjiplak secara langsung. ILLIT adalah grup yang dibentuk oleh BELIFT LAB, sebuah perusahaan yang juga memiliki hubungan erat dengan HYBE, perusahaan di balik kesuksesan BTS dan grup-grup lainnya.

Kontroversi ini bukanlah yang pertama kali terjadi antara ILLIT dan NewJeans. Pada tahun 2024, mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, mengeluarkan tuduhan bahwa ILLIT menjiplak konsep NewJeans, termasuk styling, koreografi, dan citra keseluruhan. BELIFT LAB membantah tuduhan tersebut dan mengambil tindakan hukum, menyatakan bahwa klaim tersebut salah. Sejak itu, kedua grup tersebut telah dibandingkan oleh penggemar, dengan kedua belah pihak saling menuduh melakukan perlakuan tidak adil.

Kontroversi terbaru ini memicu perdebatan tentang apa yang dapat dianggap sebagai penjiplakan dan bagaimana perusahaan hiburan harus menangani tuduhan tersebut. Beberapa penggemar mengutarakan pendapat bahwa ILLIT terlalu banyak meniru gaya NewJeans, sementara yang lain membela grup tersebut dengan mengatakan bahwa inspirasi dari tren yang sama tidak harus dianggap sebagai penjiplakan. Perdebatan ini menyoroti kesulitan dalam menentukan batasan antara inspirasi dan penjiplakan dalam industri hiburan.

ILLIT sendiri telah mengalami proses pembentukan yang panjang sebelum debut. Mereka merupakan hasil dari proses pelatihan yang ketat di bawah naungan BELIFT LAB, sebuah perusahaan yang berkomitmen untuk menciptakan grup-grup K-pop yang sukses. Meskipun demikian, tuduhan penjiplakan ini dapat mempengaruhi citra dan kesuksesan grup di mata penggemar dan masyarakat umum.

Dalam konteks industri hiburan yang kompetitif, tuduhan penjiplakan dapat memiliki dampak signifikan pada karir sebuah grup. Penggemar seringkali memiliki harapan tinggi terhadap grup favorit mereka, tidak hanya dalam hal musik, tetapi juga dalam hal orisinalitas dan keaslian. Jika sebuah grup dituduh menjiplak, hal ini dapat memicu kekecewaan dan kehilangan kepercayaan di antara penggemar, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi penjualan album, jumlah penonton konser, dan kesuksesan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan hiburan dan grup-grup untuk memahami pentingnya orisinalitas dan keaslian dalam karya mereka. Mereka harus berusaha untuk menciptakan karya yang unik dan inovatif, sambil tetap menghormati karya orang lain. Dalam kasus ILLIT dan NewJeans, perdebatan tentang penjiplakan menyoroti kompleksitas dalam menentukan apa yang dapat dianggap sebagai inspirasi dan apa yang dapat dianggap sebagai penjiplakan, serta bagaimana perusahaan hiburan harus menangani tuduhan tersebut.

Perdebatan ini juga menyoroti peran penggemar dalam mempengaruhi opini publik tentang sebuah grup. Dalam era media sosial, penggemar dapat dengan mudah membagikan pendapat dan opini mereka, yang dapat mempengaruhi citra dan kesuksesan sebuah grup. Oleh karena itu, penting bagi grup-grup untuk memahami pentingnya membangun hubungan yang baik dengan penggemar dan memahami keinginan dan harapan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri K-pop telah berkembang pesat, dengan grup-grup seperti BTS dan Blackpink mencapai kesuksesan global. Namun, kesuksesan ini juga telah memicu perdebatan tentang penjiplakan dan orisinalitas, terutama di antara grup-grup yang lebih baru. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan hiburan dan grup-grup untuk terus berinovasi dan menciptakan karya yang unik dan orisinal, sambil tetap menghormati karya orang lain.

Ringkasan

Kontroversi antar fandom kembali terjadi

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru