
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Guys, kabar duka datang dari dunia musik! Rick Davies, vokalis sekaligus pendiri band rock legendaris Supertramp, meninggal dunia di usia 81 tahun. Kabar ini bikin banyak penggemarnya sedih, termasuk mungkin bokap-nyokap kita yang dulu nge-fans banget sama lagu-lagu Supertramp.
Menurut pernyataan resmi dari halaman Facebook Supertramp, Rick Davies meninggal pada hari Sabtu, 6 September, setelah lebih dari 10 tahun berjuang melawan Multiple Myeloma. Rick Davies lahir di Swindon, Inggris, pada tahun 1944. Kecintaannya pada musik dimulai sejak kecil, waktu dengerin Gene Krupa. Dari situ, dia jadi suka banget sama jazz, blues, dan rock n roll.
Bareng sama Roger Hodgson, Rick Davies jadi otak di balik lagu-lagu ikonik Supertramp. Suara khasnya dan sentuhan magisnya di Wurlitzer jadi ciri khas band ini. Selain jago bermusik, Rick juga dikenal sebagai sosok yang hangat, kuat, dan sayang banget sama istrinya, Sue. Setelah sakit parah yang bikin dia nggak bisa tur lagi bareng Supertramp, Rick tetep semangat main musik bareng temen-temennya di Ricky and the Rockets. Musik dan warisan Rick akan terus dikenang dan jadi inspirasi banyak orang. Karena lagu-lagu keren nggak akan pernah mati!
Rick Davies dan Roger Hodgson emang partner yang klop banget di Supertramp. Rick nggak cuma nyanyi, tapi juga main keyboard dan nulis lagu-lagu hits kayak “Bloody Well Right” dan “Goodbye Stranger”. Supertramp juga terkenal dengan lagu-lagu hits yang ditulis Hodgson, kayak “Give a Little Bit” dan “The Logical Song”.
Awalnya, band ini dibentuk tahun 1969 dengan nama Daddy. Personelnya waktu itu ada Davies, Hodgson, Richard Palmer, dan Keith Baker. Terus, tahun 1970, mereka ganti nama jadi Supertramp biar nggak ketuker sama band lain yang namanya Daddy Long Legs.
Davies dan Hodgson jadi tim penulis lagu utama buat tujuh album pertama Supertramp, mulai dari album debut tahun 1970 sampe …Famous Last Words… tahun 1982. Hampir semua album itu sukses besar, bahkan album Breakfast in America tahun 1979 dapet sertifikasi platinum empat kali!
Hodgson cabut dari band tahun 1983, tapi Davies tetep lanjutin Supertramp dan ngeluarin dua album lagi di era 80-an sebelum akhirnya bubar tahun 1988. Dia sempet ngumpulin lagi Supertramp dari tahun 1996 sampe 2002, terus dari 2010 sampe 2011, dan rencananya mau reuni lagi tahun 2015.
Sayangnya, sebelum tur reuni tahun 2015 bisa kejadian, Davies didiagnosis menderita multiple myeloma, dan turnya dibatalin. Dia sempet tampil beberapa kali dengan nama Ricky and the Rockets, termasuk satu pertunjukan di Long Island, New York, tahun 2022.
Buat mengenang Rick Davies, yuk dengerin lagi lagu-lagu hitsnya bareng Supertramp:
Legenda musik dunia, Rick Davies dari Supertramp, meninggal dunia setelah lama berjuang melawan kanker multiple myeloma. Simak kisah lengkapnya di sini!