Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit — Informasi Terbaru

Pemilihan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2024 telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Namun, pernyataan yang dibuat oleh Presiden Prabowo beberapa hari yang lalu telah menyebabkan heboh di kalangan masyarakat.
Pernyataan itu berbicara tentang upah pengupas bawang yang mencapai Rp700 ribu per kilogram. Pernyataan ini diajukan saat Presiden Prabowo memberikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.
“Hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700 ribu perkilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Warga netizen kemudian melakukan penelusuran dan mengungkapkan bahwa pernyataan Presiden Prabowo ini jauh dari realita. Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, biasanya pengupas bawang di pasar dibayar dengan harga yang jauh lebih rendah.
Berdasarkan penelusuran, rata-rata pengupas bawang dibayar dengan harga Rp10 ribu per karung dan setiap hari mereka bisa menyelesaikan 3 karung. Jadi, upah yang diterima oleh pengupas bawang ini hanyalah sekitar Rp 30 ribu per hari.
Hal ini telah membuat masyarakat merasa curiga mengenai kebenaran pernyataan Presiden Prabowo ini. Mereka beranggapan bahwa upah yang diberikan kepada pengupas bawang ini tidaklah sebesar yang diungkapkan Presiden.
Pernyataan Presiden Prabowo ini telah menyebabkan reaksi drastis dari kalangan masyarakat. Banyak orang menganggap bahwa pernyataan ini adalah contoh penipuan dari penguasa atas rakyatnya.
“Kalau 10 kilo dapat 7 juta, kalau 1 ton wah tukang kupas bawang beli rumah,” guyon konten kreator @arunalif17, yang menggambarkan bagaimana upah pengupas bawang di pasar jauh lebih rendah ketimbang yang diungkapkan oleh Presiden.
Hal ini bukanlah pertama kalinya Presiden Prabowo disangka mencuri dan tidak jujur. Sebelumnya, Presiden Prabowo pernah memberikan pernyataan yang salah mengenai upah penggilingan padi, yang ia klaim mencapai Rp 2 triliun sebulan.
“Tentu bahwa pernyataan ini telah membuat masyarakat jadi ragu-ragu terhadap kejujuran Presiden dan Pemimpin Negara. Bagaimana mungkin Presiden dapat berbohong dan tidak jujur kepada rakyatnya?” Tanya warga netizen.
Istana Buka Suara: Pembukaan Rahasia Upah Pengupas Bawang yang Disebut Presiden Prabowo - Masa Habisnya!