
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan


Dengan mencapai 2,5 miliar streaming di Spotify, ini merupakan peningkatan dari sebelumnya. Hal ini menunjukkan kekuatan Jimin dalam memanfaatkan media digital untuk membawa lagu "Who" menjadi lebih populer. Puncaknya adalah ketika lagu "Who" debut di No. 12 pada Hot 100 Billboard. Ini berlangsung selama 33 minggu dan juga menempati posisi No. 4 pada Chart Lagu Single Teratas Inggris pada UK Official Songs Chart.
Lagu "Who" juga telah mencapai puncaknya pada Billboard Global 200 dan di bagian Global Excl. US selama dua minggu dan menduduki posisi No. 12 pada Hot 100 Billboard. Menurut agen Jimin, "Who" menjadi lagu K-pop yang paling banyak didengarkan dunia di Spotify pada tahun 2024 dan memenangkan penghargaan K-pop Song of the Year pada Penghargaan Musik iHeartRadio 2025.
Menjadi album solo kedua oleh Jimin, "Muse" merupakan album yang mengkombinasikan berbagai gaya, termasuk hip-hop dan genre lainnya. Lagu "Who" yang menempati sebagai lagu utama album ini, menemukan makna dan emosi yang unik dalam menggambarkan perasaan yang diungkap. Musik "Who" mengungkap emosi tentang ketidakpastian dan perasaan mencari orang di masa depan.
Sebuah kisah yang sangat kompleks dan penuh dengan emosi telah digambarkan dalam "Who", lagu yang dibintangi oleh Jimin yang membawa nuansa khusus yang hanya bisa dijumpai dalam lagu populer saat ini.
Lagu "Who" adalah contoh dari kemampuan Jimin dalam menghadirkan musik yang memukau dan bervariasi dalam album "Muse". Dengan kemampuannya yang konsisten dan meningkat, Jimin tidak diragukan bakal meneruskan kesuksesannya di bidang musik.


Di tengah-tengah kesuksesan lagu "Who", Jimin telah menjadi salah satu artis K-pop yang paling berpengaruh di dunia saat ini. Pencapaian lagu "Who" dan album solo "Muse" menjadi bukti kemampuan Jimin dalam menghadirkan musik yang memukau dan meningkat secara konsisten.
Sebut saja sebagai perwakilan dari BTS, Jimin telah membuktikan dirinya sebagai artis yang sangat berbakat dan menginspirasi. Di masa depan, banyak yang mengharapkan Jimin untuk terus menemukan kemajuan dan terus menciptakan lagu-lagu yang sangat unik dan bermakna.
Dengan penemuan terus-menerus dan kemampuan Jimin dalam mengubah emosi menjadi suara, sangat wajar jika lagu "Who" tetap mendapatkan perhatian dari publik. Ini merupakan bukti kemampuan Jimin sebagai artis K-pop yang sangat berbakat, berpengaruh, dan memiliki visi yang konsisten.
Di era digital saat ini, musik telah menjadi lebih aksesibel daripada sebelumnya. Hal ini memberi kesempatan bagi artis-artis untuk menampilkan potensi mereka dan untuk menonjolkan karya-karya mereka. Dengan kemampuan yang terus meningkat, artis-artis yang seperti Jimin dapat meninggalkan catatan yang bermakna dalam dunia musik.
Apakah di masa depan, Jimin akan meneruskan kemajuan ini? Sama saja hal ini masih terus dipantau oleh publik. Hanya waktu lah yang dapat menjawabnya.
Menjelang era kembalinya musik Korea, semakin banyak artis-artis yang berbakat seperti Jimin yang akan membuktikan diri sebagai seniman yang berbakat. Lagu "Who" telah membuktikan kehadirannya di industri musik dan pastilah karya-karya Jimin tidak pernah membosankan.
Jimin BTS mencapai 2,5 miliar streaming pada platform musik Spotify dengan lagu "Who", membuatnya sebagai penutup solo pertama di label rekaman Big Hit Music, dikabarkan oleh agen penyanyinya pada Sabtu kemarin. Ditargetkan pada Juli 2024, "Who" merupakan salah satu lagu utama pada album solo keduanya, "Muse". "Who" merupakan lagu yang bercampur hingga mencapai hip-hop dan R&B, menyentuh perasaan kangen dan ketidakpastian dari seseorang dalam mencari seseorang yang belum pernah bertemu.