
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Jimin BTS mencapai 2,5 miliar streams di platform musik Spotify dengan lagu 'Who', menandai pertama kalinya untuk rilisan solo, menurut agensi penyanyi pada hari Sabtu. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, terutama mengingat 'Who' adalah lagu solo kedua Jimin setelah debut solo pada tahun 2023.
Lagu 'Who' dirilis pada Juli 2024 dan merupakan trek title dari album solo kedua Jimin, 'Muse'. Menurut laporan, 'Who' merupakan perpaduan hip-hop dan R&B yang menjelajahi perasaan kerinduan dan ketidakpastian saat mencari seseorang yang belum pernah ditemui. Konsep ini mendapatkan sambutan hangat dari penggemar dan kritikus musik.
Secara spesifik, 'Who' debut di nomor 12 pada Billboard Hot 100 dan tetap berada di chart selama 33 minggu. Selain itu, lagu ini juga menghabiskan dua minggu di puncak chart Billboard Global 200 dan Global Excl. US, serta debut di nomor 4 pada UK's Official Singles Chart. Prestasi ini menunjukkan popularitas dan daya tarik 'Who' di kancah musik global.
Pencapaian Jimin dengan 'Who' tidak hanya terhenti pada jumlah streams. Lagu ini juga menjadi lagu K-pop paling banyak diputar di Spotify secara global pada tahun 2024 dan memenangkan penghargaan K-pop Song of the Year pada 2025 iHeartRadio Music Awards. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Jimin sebagai salah satu artis K-pop paling sukses di era modern.
Analisis yang lebih mendalam menunjukkan bahwa kesuksesan 'Who' juga dapat dikaitkan dengan strategi pemasaran yang efektif dan kolaborasi yang solid antara Jimin dan timnya. Dengan menciptakan konten yang inovatif dan menarik, Jimin berhasil memperluas basis penggemarnya tidak hanya di Korea Selatan tetapi juga di seluruh dunia. Ini membuktikan bahwa dengan dedikasi, bakat, dan kerja keras, artis dapat mencapai kesuksesan global.
Menyambung pada kesuksesan 'Who', Jimin juga telah merilis beberapa singel dan album lainnya yang mendapatkan sambutan positif dari penggemar dan kritikus. Ini menandakan bahwa Jimin memiliki visi dan misi yang jelas dalam berkarya dan berkontribusi pada industri musik. Dengan demikian, diharapkan Jimin dapat terus berkarya dan menginspirasi banyak orang melalui musiknya.
Dalam konteks yang lebih luas, kesuksesan Jimin dengan 'Who' juga mencerminkan pergeseran dalam industri musik global, di mana artis dari negara-negara non-Barat semakin mendapatkan pengakuan dan popularitas. Ini menunjukkan bahwa batasan geografis tidak lagi menjadi hambatan bagi artis untuk mencapai kesuksesan internasional. Dengan teknologi dan platform musik digital, akses ke musik dari seluruh dunia menjadi lebih mudah, dan artis seperti Jimin dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Secara keseluruhan, pencapaian Jimin dengan 'Who' merupakan contoh yang baik dari bagaimana bakat, kerja keras, dan strategi yang tepat dapat membawa artis ke tingkat kesuksesan global. Dengan terus menghasilkan karya yang inovatif dan relevan, diharapkan Jimin dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu artis K-pop paling berpengaruh dan terkenal di dunia.
Untuk mengenal lebih dalam tentang Jimin dan karyanya, terutama 'Who', penting untuk memahami latar belakang dan proses kreatif di balik lagu ini. Dengan memahami konteks dan inspirasi yang melatarbelakangi ciptaan 'Who', penggemar dapat menikmati lagu ini dengan lebih mendalam dan memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Jimin BTS mencapai 2,5 miliar streams di platform musik Spotify dengan lagu 'Who', menandai pertama kalinya untuk rilisan solo, menurut agensi penyanyi pada hari Sabtu.