counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

JO1 Batal Mengadakan Konser di Seoul: Apa yang Terjadi?

04 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
JO1 Batal Mengadakan Konser di Seoul: Apa yang Terjadi?

JO1, boy group Jepang yang terdiri dari 9 anggota, telah memutuskan untuk batal mengadakan konser di Seoul pada bulan September mendatang. Informasi ini disampaikan oleh agensi mereka, Lapone Entertainment, pada Senin lalu.

Agen tersebut menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk batal melakukan konser tersebut demi keselamatan penonton dan artis. Konser tersebut rencananya akan diadakan pada tanggal 26 dan 27 September di Ticketlink Live Arena di Songpa-gu.

Wilayah sekitar venue telah diduduki oleh demonstran selama hampir dua bulan yang lalu untuk menyatakan protes atas kekurangan suara dalam pemilu lokal pada tanggal 3 Juni.

JO1 dibentuk melalui kontes audisi dan memulai debut dengan 11 anggota pada tahun 2020. Ohira Shosei meninggalkan tim pada bulan Mei setelah hiatus selama 1,5 tahun, setelah rumor bahwa ia telah berselingkuh dengan pacarnya. Tsurubo Shion dikeluarkan dari tim pada tahun lalu untuk diduga bermain judi online ilegal.

Keputusan ini disampaikan setelah pihak agensi menerima kekhawatiran dari pihak keamanan yang memprediksi ada potensi ancaman terhadap keamanan konser tersebut. Mereka berpendapat bahwa mengadakan konser di wilayah yang tengah diganggu gugat oleh demonstran akan meningkatkan risiko terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.

Berdasarkan informasi yang ada, pihak agensi tidak menyebutkan kalau akan mengadakan konser di tempat lain. Namun, para penggemar masih terus berharap untuk mengetahui kabar terbaru tentang rencana konser mereka di masa depan.

Keputusan ini juga menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar tentang apakah hal ini akan mempengaruhi karir grup musik dan reputasi mereka. Beberapa di antaranya berpendapat bahwa keputusan ini adalah langkah yang tepat, namun beberapa lainnya beranggapan bahwa hal ini akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap grup musik tersebut.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, keputusan ini dapat diartikan sebagai contoh bagaimana keamanan dan keselamatan merupakan hal yang sangat penting dalam industri hiburan. Grup musik harus siap menghadapi berbagai situasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sekitar.

Dengan pengetahuan ini, kita dapat belajar bahwa keputusan membuat prioritas atas keamanan dan keselamatan adalah hal yang sangat penting dalam industri hiburan dan dapat menjadi contoh yang baik bagi grup musik lainnya.

Ringkasan

JO1, boy group Jepang, batal mengadakan konser di Seoul karena protes di daerah sekitar venue.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru