
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

JO1, boy group asal Jepang yang memutuskan untuk membatalkan konser di Seoul yang direncanakan bulan depan, telah menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar mereka. Lapone Entertainment, agensi yang mewakili JO1, telah menyatakan penyesalan dan memutuskan untuk membatalkan konser demi menjaga keselamatan penonton dan artis.
Konser yang telah direncanakan untuk tanggal 26 dan 27 September di Ticketlink Live Arena memiliki potensi bahaya di mana-mana, terutama mengingat kerumunan pendukung dan demonstran yang menghalangi akses jalan setempat untuk jangka waktu yang panjang.
Berdasarkan sumber yang terpercaya, demonstrasi yang terjadi bukanlah hal yang baru. Demonstran telah menghalangi akses jalan sekitar Songpa-gu selama kurang lebih dua bulan, mengacu pada kerusuhan pemilihan lokal pada tanggal 3 Juni. Sumber tambahan mengacu bahwa demonstrasi ini sebenarnya untuk mengadu kebijakan pemilihan lokal, yang telah menyebabkan ketidakpuasan di kalangan beberapa warga.
JO1 sendiri terbentuk melalui kontes audisi dan diperkenalkan dengan anggota 11 pada tahun 2020. Setelah kehilangan anggota Shosei Ohira pada bulan Mei lalu setelah masa liburan sepanjang 1,5 tahun karena isu rumor yang mengindikasikan dia telah berkhianat ke pacarnya, Shion Tsuruba telah dikeluarkan tahun lalu karena dugaan perjudian online ilegal.
Hal ini menunjukkan bahwa kerusuhan tersebut bukanlah sesuatu yang sepele dan berpotensi mengganggu keamanan di sekitar venue konser. Oleh karena itu, dengan menimbang dan mempertimbangkan berbagai aspek, JO1 melakukan keputusan sulit untuk membatalkan konser untuk menghindari potensi bencana.
Dengan demikian, JO1 dan agensi mereka harus siap menghadapi konsekuensi dari keputusan tersebut. Warga di kota tersebut pasti akan merasa kecewa dan kehilangan harapan yang besar setelah rencana konser dibatalkan.
Bahwa situasi yang terjadi memang benar-benar sulit diterima dan sulit diprediksi. Akan tetapi, untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan yang lebih besar, JO1 harus menyatakan penyesalan ini dan memahami konsekuensinya.
JO1, boy group asal Jepang, memutuskan untuk membatalkan konser di Seoul yang direncanakan bulan depan. Lapone Entertainment menyatakan penyesalan dan memutuskan untuk membatalkan konser demi menjaga keselamatan penonton dan artis.