
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Duo rap asal Inggris, Bob Vylan, baru-baru ini bikin heboh gara-gara ngajak penonton teriak slogan anti-IDF di festival Glastonbury musim panas lalu. Aksi ini ternyata bikin legenda punk John Lydon merasa kalau apa yang mereka lakukan itu bener-bener menyedihkan dan nggak ada gunanya sama sekali.
Gara-gara teriakan tersebut, Bob Vylan sempet dapet masalah serius mulai dari penyelidikan polisi yang baru aja selesai, sampai visa mereka dicabut oleh pemerintah Trump. Dampaknya, mereka jadi nggak bisa berangkat buat manggung di Amerika Serikat.
Dalam wawancara terbarunya dengan The Times, Lydon yang juga dikenal sebagai Johnny Rotten bilang kalau Bob Vylan cuma sekadar ikut-ikutan tren sayap kiri yang lagi ramai sekarang. Menurut dia, banyak orang yang sudah berhenti berpikir sendiri dan cuma beraksi kayak sekawanan ternak yang cuma bisa mengekor arus.
Nggak cuma Bob Vylan, grup musik Kneecap juga kena semprot Lydon karena punya sikap politik yang mirip. Lydon terang-terangan bilang kalau seseorang sudah menyuarakan kematian buat manusia lain, maka mereka nggak punya tujuan yang benar lagi. Dia bahkan menganggap mereka sebagai musuh karena menyebarkan kebencian antar sesama manusia.
Lydon yang dulu ikonik banget dengan lagu-lagu anarki bareng Sex Pistols, emang beberapa tahun terakhir ini makin condong ke arah politik kanan. Dia bahkan pernah secara terbuka memberikan dukungannya buat Donald Trump di pemilu tahun 2020 lalu.
Di saat mantan rekan-rekannya di Sex Pistols lagi sibuk tur bareng Frank Carter, Lydon sendiri masih konsisten bareng band-nya, Public Image Ltd (PiL). Sekarang mereka lagi dalam rangkaian tur musim dingin di Inggris dan bakal lanjut ke Amerika Selatan serta Eropa tahun depan.
Ikon punk John Lydon ngasih kritik pedas buat Bob Vylan dan Kneecap soal aksi anti-Israel mereka. Katanya, chant di Glastonbury itu bener-bener gak berfaedah.