
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Johnny Blue Skies, alias Sturgill Simpson, baru-baru ini muncul sebagai artis yang mengekang kebebasan dengan identitas baru. Namun, hal itu tidak menghalangi dirinyalah untuk bergabung dengan duo The Black Keys dalam sebuah jam psychedelic saat mereka menutup tur Asia Utaranya. Peristiwa tersebut terjadi pada malam Jumat di The Pinnacle di Nashville.
Pertemuan tersebut tidak diumumkan secara publik oleh band tersebut, namun dirasa spontan dan dinamis. Dengan digunakannya gitar merah cherry oleh Simpson, mereka berhasil menciptakan sebuah lagu yang panjang sekitar tujuh menit. Bahkan, perluasan tersebut terjadi setelah mereka memutuskan untuk memperbincangkan dengan Marcus King dalam sebuah lagu When There's Smoke, There's Fire karya Willie Griffin.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pertemuan antara Simpson dan The Black Keys memiliki latar belakang yang unik. Mereka tidak pernah berkolaborasi sebelumnya. Bahkan, album terbaru Johnny Blue Skies yang berjudul Mutiny After Midnight direkam di studio Easy Eye milik Dan Auerbach sendiri. Selain itu, keduanya memiliki hubungan yang erat dengan mantan artis country ternama, yaitu John Prine. Membuat mereka memiliki dasar yang kuat dalam musik.
Pertemuan ini bukanlah yang pertama kali mereka lakukan bersama. Bahkan album Mutiny After Midnight juga direkam di studio Easy Eye di Nashville. Bahkan, album tersebut berhasil debut di nomor tiga di Billboard 200 album chart.
Johnny Blue Skies & The Dark Clouds telah memulai turnya, dengan konser pertama yang akan digelar pada tanggal 4 September di Austin dan berlanjut hingga tanggal 30 Oktober di Kentucky. Menjadi sangat menarik untuk ditunggu, tur terbaru ini akan menampilkan kehebatan musik Johnny Blue Skies & The Dark Clouds, serta hubungan yang kuat dengan musisi-musisi lainnya. Mengapa tidak mencoba untuk berada di tempat tersebut dan merasakan langsung kehebatan mereka?
Dengan mengetahui bahwa Johnny Blue Skies & The Dark Clouds adalah salah satu grup musik yang paling menarik sekarang ini, Anda tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menghadiri konser tersebut dan menonton kegiatan mereka. Tur ini akan membuktikan bahwa keunggulan di musik tidaklah terbatas pada musisi atau grup, melainkan juga pada kualitas dan uniknya kegiatan mereka.
Artis yang kini memasuki identitas baru sebagai Johnny Blue Skies bergabung dengan Dan Auerbach dan Patrick Carney untuk sebuah jam psychedelic saat mereka menutup tur Asia Utaranya.