
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

JTBC mengumumkan bahwa mereka akan berusaha untuk memulihkan manajemen setelah putusan pengadilan untuk memperpanjang ARS (Autonomous Restructuring Support). Mereka akan berusaha untuk memulihkan stabilitas finansial dan memastikan bahwa operasional mereka tetap berjalan lancar.
Pada tanggal 30 Juli, JTBC mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk memperpanjang proses ARS. Mereka mengakui bahwa mereka masih memiliki laporan investigasi dari firma akuntan yang diangkat oleh pengadilan, dan bahwa mereka tidak dapat melakukan diskusi yang konkrit tentang rencana mereka hingga laporan tersebut tersedia. Laporan tersebut diprediksi akan tersedia pada bulan Agustus, dan JTBC berjanji untuk memastikan hak-hak kreditur mereka berdasarkan isi laporan tersebut.
Bahkan, dalam pernyataan resmi mereka, JTBC juga menyebutkan bahwa mereka telah berkomunikasi secara aktif dengan dewan kreditur, baik melalui mediasi pengadilan maupun secara individu, untuk mendengar berbagai pendapat mereka. Mereka juga berjanji untuk memperhatikan suara-suara kreditur individu yang dikirimkan melalui berbagai saluran.
Perlu diingat bahwa keputusan pengadilan untuk memperpanjang ARS ini merupakan hasil dari krisis likuiditas yang dihadapi oleh grup bisnis JoongAng. JTBC gagal untuk membayar pinjaman securitized sebesar Rp 2.060 miliar, yang menyebabkan grup ini gagal untuk memenuhi kewajiban mereka.
Mereka kemudian mengajukan permohonan ARS kepada pengadilan, yang akhirnya diterima. Ini berarti bahwa proses pemulihan mereka ditunda selama satu bulan.
JTBC mengumumkan bahwa mereka akan berusaha untuk memulihkan manajemen setelah putusan pengadilan untuk memperpanjang ARS (Autonomous Restructuring Support).