counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

J.Y. Park Jadi Co-Chair Komite Kebudayaan Presiden: Industri Hiburan Korea Auto Heboh!

10 September 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
J.Y. Park Jadi Co-Chair Komite Kebudayaan Presiden: Industri Hiburan Korea Auto Heboh!

Industri hiburan Korea Selatan lagi pada nyambut baik banget nih penunjukan singer-songwriter sekaligus pendiri JYP Entertainment, Park Jin-young alias J.Y. Park, sebagai co-chair Komisi Kepresidenan tentang Pertukaran Pop-Culture bareng Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young.

Komite ini, langsung di bawah Presiden Lee Jae Myung, adalah bagian dari janji Lee buat bikin Korea jadi salah satu dari lima negara adidaya budaya di dunia. Nantinya, komite ini bakal jadi wadah kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta buat memperluas jangkauan global musik, film, TV, dan game.

Para petinggi industri bilang sih masih terlalu dini buat memprediksi dampak spesifik dari komite ini, soalnya ini yang pertama kalinya. Tapi, banyak yang optimis kalau ini bisa bikin sektor budaya makin semangat, asalkan pemerintah bertindak sebagai supporter, bukan malah jadi pengendali inisiatif industri swasta.

Para eksekutif di industri K-pop khususnya seneng banget dengan penunjukan Park, karena pengalamannya udah puluhan tahun sebagai produser, performer, dan pimpinan perusahaan.

"Park Jin-young udah lama jadi garda depan dalam menemukan dan mengembangkan artis K-pop. Dengan adanya orang yang masih aktif di lapangan kayak dia yang megang peran ini, kita jadi punya harapan tinggi," kata seorang pejabat dari agensi K-pop besar ke The Korea Herald hari Rabu. "Kita juga berharap dia bisa ngasih saran kebijakan yang bermakna berdasarkan pengalamannya langsung di lapangan."

Tapi, ada juga suara-suara dari industri yang ngingetin buat jangan terlalu banyak campur tangan negara.

"K-pop itu bisa berkembang bukan karena intervensi pemerintah, tapi karena trial and error di sektor swasta. Kalau komite ini fokus buat nyiptain lingkungan yang kondusif daripada ngarahin dengan kebijakan, ini bisa bener-bener bermanfaat," tambah si pejabat.

Eksekutif K-pop lain lebih hati-hati, dia bilang arah komite ini masih belum jelas.

"Ini bukan sesuatu yang harus dipandang negatif, tapi masih terlalu dini buat menilai. Fakta bahwa pemerintah nunjukkin minat yang besar di budaya populer itu menggembirakan, asalkan dukungan itu nggak berubah jadi intervensi," kata si eksekutif.

Di sektor film — yang lagi ngadepin banyak tantangan belakangan ini — reaksinya juga positif. Seorang eksekutif di perusahaan hiburan terkemuka bilang pembentukan komite kepresidenan ini nunjukkin pengakuan pemerintah atas pengaruh global K-content yang makin besar.

"Dengan adanya pemimpin industri, bukan tokoh akademis, yang megang peran ini, bisa jadi kepemimpinan yang praktis dan berorientasi pada konten," kata si pejabat. "Di dalam industri, orang-orang ngelihat ini sebagai sesuatu yang fresh dan berani, selaras dengan pendekatan pragmatis pemerintah."

Seorang pejabat multipleks lokal nambahin kalau dukungan anggaran udah bikin banyak orang berharap.

"Kebijakan kayak voucher bioskop itu jadi katalis buat revitalisasi industri film. Kita berharap fokus pemerintah ini pada budaya bisa berdampak positif buat seluruh sektor," kata si pejabat multipleks.

Reaksi di industri streaming dan game lebih kalem. Netflix dan Tving, platform streaming top di Korea, nggak mau komentar. Publisher game lokal Nexon dan Riot Games Korea, cabang perusahaan game Amerika Riot Games, juga nggak ngasih posisi mereka.

Tapi, dimasukkinnya game ke dalam kerangka hukum komite ini udah nyiptain spekulasi kalau developer, sutradara, dan planner nantinya bisa diakuin sebagai "artis budaya populer" yang memenuhi syarat buat dapat dukungan institusional.

Park sendiri udah ngomentarin peran barunya di pemerintahan hari Selasa lewat postingan di media sosial. Dia bilang seneng sekaligus khawatir, dan janji bakal "memastikan dukungan institusional yang efektif" dan ningkatin kesempatan buat artis-artis yang lebih muda.

"Megang posisi di pemerintahan itu bikin ciut nyali buat orang yang ada di industri hiburan, tapi gue percaya K-pop sekarang lagi ngadepin kesempatan sekali seumur hidup yang harus kita rebut."

Ringkasan

Industri hiburan Korea Selatan lagi rame banget nih! Soalnya, J.Y. Park alias Park Jin-young, pendiri JYP Entertainment, baru aja ditunjuk jadi co-chair Komisi Kepresidenan buat Pertukaran Pop-Culture. Gokil abis! Kira-kira apa ya yang bakal dilakuin?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru