
Sangyeop Sangyeop Mengumumkan Perayaan Pernikahan Meninggalkan Para Fans dan Pena
Sangyeop Sangyeop mengumumkan rencananya untuk menikah dengan seorang non-celebrity, mengejutkan...

Kampus-kampus di Korea Selatan makin tegas nih sama isu school bullying. Mereka nggak main-main buat kasih sanksi tegas bagi para pelakunya biar lingkungan akademik tetap aman dan suportif buat semua mahasiswa.
Tahun ini aja, ada sekitar 298 pendaftar yang punya catatan kekerasan di sekolah langsung dicoret alias ditolak dari proses seleksi masuk universitas. Angka ini bikin netizen heboh banget di media sosial karena jumlahnya yang ternyata lumayan banyak dan melibatkan kampus-kampus bergengsi.
Beberapa kampus besar tercatat berani ambil langkah ini buat jaga integritas mereka. Misalnya, Seoul National University nolak 2 orang, Yonsei University 3 orang, sampe Hanyang University yang nolak sampe 12 orang. Kampus top lainnya kayak Sungkyunkwan, Kyung Hee, Konkuk, dan Dongguk juga ikutan tegas nolak calon mahasiswa yang punya track record buruk soal kekerasan di sekolah.
Begitu daftar ini kesebar, netizen langsung ngasih reaksi keras tapi positif. Banyak yang dukung tindakan tegas ini supaya ada efek jera bagi siapa pun yang berniat melakukan bullying. Netizen beranggapan kalau seseorang sudah merusak masa depan orang lain, mereka nggak pantas buat naik tangga kesuksesan dengan mudah tanpa tanggung jawab.
Banyak komentar yang bilang kalau para pelaku ini emang harus merasakan konsekuensi dari perbuatan mereka di masa lalu. Bahkan, ada netizen yang menyarankan supaya riwayat bullying ini juga wajib dicek oleh perusahaan saat proses interview kerja nantinya. Intinya, publik setuju banget kalau nggak ada ruang buat pelaku kekerasan di institusi pendidikan tinggi mana pun.
Kasus bullying sekolah lagi jadi perhatian serius, kampus-kampus di Korea Selatan mulai tegas nih lawan pelakunya.