counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Katseye Mengungkapkan Jiwa Merdeka di Album Ketiganya

14 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Katseye Mengungkapkan Jiwa Merdeka di Album Ketiganya

Katseye kembali mengeluarkan album ketiganya, "Wild", yang menandai kemajuan artistik grup sejak debutnya dua tahun lalu. Album ini menceritakan tema mengikuti insting, perasaan, dan individualitas sambil melawan keharusan dan norma sosial.

Album ini terdiri dari lima lagu, termasuk lagu utama "Hootie Frutti", yang merupakan lagu tarian energik yang menggunakan irama phonk Brasil, tepukan drum, dan produksi pop.

Video musik "Hootie Frutti" menampilkan suasana karnaval dengan gaya choreografi yang berani dan pakaian yang berwarna-warni. Lagu ini sangat cocok untuk dinikmati di pagi atau siang hari.

Album ini juga mencakup lagu-lagu "Pinky Up", yang diproduksi oleh Bang Si-hyuk, dan "Animal", yang diproduksi oleh Ed Sheeran dan Patrik Berger. Lagu-lagu ini merupakan contoh karya kolaboratif yang menunjukkan kemampuan artistik Katseye.

Album "Wild" telah membangun harapan untuk sukses sejak dirilis. "Pinky Up" mencapai nomor 28 di Billboard Hot 100 dan nomor 14 di UK Official Singles Chart. "Animal" melanjutkan momentum dengan debut di nomor 24 di Billboard Hot 100.

Album ini juga menampilkan pengaruh yang kuat dari musik Brazil dan Amerika Latin. Dengan produksi yang canggih dan gaya penyanyi yang menawan, album ini dapat dinikmati oleh penggemar musik dari berbagai genre.

Dengan album ketiganya, Katseye menunjukkan kemampuan artistiknya yang makin meningkat dan membuktikan diri sebagai salah satu grup K-pop yang paling berbakat di masa kini.

Selain itu, album "Wild" juga menandakan perubahan gaya musik Katseye yang semakin mengekspresikan jiwa merdeka dan individualitas. Mereka telah meninggalkan gaya K-pop yang konvensional dan mengekspresikan diri melalui musik yang lebih bebas dan kreatif.

Ringkasan

Katseye kembali mengeluarkan album ketiganya, "Wild", yang menandai kemajuan artistik grup sejak debutnya dua tahun lalu. Album ini menceritakan tema mengikuti insting, perasaan, dan individualitas sambil melawan keharusan dan norma sosial.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru