counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Kebakaran Alun-alun Suryakencana: Apa Saja Sebab dan Dampaknya?

08 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Kebakaran Alun-alun Suryakencana: Apa Saja Sebab dan Dampaknya?

Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita

Penulis: Fandi Permana · Reporter: Fandi Permana

Kebakaran hebat melanda Alun-alun Suryakencana di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango pada 6 Agustus 2026, menghanguskan area camping seluas satu hektar dan hampir melahap hamparan Bunga Edelweiss yang berjarak hanya 5 meter dari lokasi kebakaran. Sebagai langkah antisipasi dan untuk menjamin keselamatan pengunjung, Balai Besar TNGGP menutup seluruh kegiatan pendakian dari 7 hingga 11 Agustus 2026, serta menyiagakan tim untuk memantau area bekas kebakaran guna mencegah kebakaran susulan.

JAKARTA, AFU.ID - Sebuah video merekam kebakaran hebat yang melanda Alun-alun Suryakencana di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP) pada Kamis (6/8/2026). Kebakaran itu menghanguskan area camping yang mencapai satu hektar.

Kebakaran itu bahkan nyaris menghanguskan hamparan Bunga Edelweiss yang hanya berjarak 5 meter dari area sabana. "Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diperkirakan melanda area seluas sekitar 1 hektar. Vegetasi yang terbakar didominasi oleh hamparan rumput kering dan sebagian kecil vegetasi berkayu," kata Kepala Balai Besar TNGGP Saadtata Noor Adirahmanta dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Saadtata menjelaskan, titik kebakaran sabana nyaris menyentuh area Edelweiss yang berjarak 5 meter ke arah hutan. Beruntung api akhirnya berhasil ditangani sehingga tidak merambat ke wilayah hutan. "Titik api berada pada radius sekitar 5 meter dari kawasan sabana edelweiss menuju hutan. Balai Besar TNGGP mengapreaiasi kesigapan petugas, masyarakat, mitra polhut dan masyarakat yang berperan aktif dalam penanganan kejadian ini," kata Saadta.

Agar peristiwa serupa tak terulang, TNGGP menyiagakan tim siaga untuk memantau di lokasi bekas kebakaran. Tim itu bertugas secara bergantian selama tiga hari ke depan untuk mencegah kebakaran susulan. "Petugas di lapangan tetap melaksanakan pemantauan dan penjagaan, secara bergantian selama tiga hari ke depan, untuk mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api," kata Saadta.

Seluruh aktivitas pendakian Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango ditutup sementara pasca-kebakaran Alun-alun Suryakencana Gunung Gede. Penutupan dilakukan selama lima hari. "Tujuan penutupan pendakian adalah untuk menjamin keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat, dan penggiat alam bebas serta mengefektifkan proses penanganan kebakaran," bunyi surat edaran tersebut.

Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita

AFU.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers Sertifikat

Nomor 1371/DP-Verifikasi/K/V/2025.

Copyright © 2026 AFU.ID. All rights reserved.

Ringkasan

Kebakaran Alun-alun Suryakencana: Apa Saja Sebab dan Dampaknya, Taman Edelweiss di Gunung Gede terancam hangus.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru